Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BIROKRASI

Berkunjung ke Tuban, Kepala BNN RI : Sinergitas Antar Instansi Terus Ditingkatkan Untuk Menjaga Tuban Dari Ancaman Narkoba.

badge-check


					Berkunjung ke Tuban, Kepala BNN RI : Sinergitas Antar Instansi Terus Ditingkatkan Untuk Menjaga Tuban Dari Ancaman Narkoba. Perbesar

Tuban, RepublikNews

BNN Kabupaten Tuban mendapatkan kunjungan dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI didampingi Kepala BNN Provinsi Jawa Timur , Senin (23/12/2019) di kantor BNNK Tuban jalan Ronggolawe Tuban. Kedatangan Kepala BNN RI dan rombongan disambut Kepala BNNK Tuban , Asisten Pemerintah Sekda Tuban , Kabag Pemerintahan Setda Tuban , Wakil Kapolres Tuban.

Pada kesempatan ini, dilakukan pula peninjauan bakal lokasi pembangunan kantor BNNK Tuban yang baru. Rencananya akan dibangun di lahan milik Pemkab Tuban di jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo

Kepada awak media, Kepala BNN RI, Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, SH., menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Tuban dalam mendukung operasional BNNK Tuban. Sinergitas antar instansi dapatnya terus ditingkatkan untuk menjaga kabupaten Tuban dari ancaman narkoba.

Lebih lanjut, pembangunan kawasan industri di kabupaten Tuban harus mendapat perhatian khusus. Kehadiran industri mampu menciptakan kultur yang berbeda dari masyarakat sebelumnya. Hal tersebut sedikit banyak akan merubah gaya hidup masyarakat kabupaten Tuban.

“Kita harus menjaga masyarakat dan generasi muda Kabupaten Tuban dari kebiasaan buruk, seperti obat-obatan terlarang dan narkoba,” ungkapnya.

Heru Winarko menjelaskan angka penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur mencapai 2,1 persen, lebih tinggi dari angka nasional yaitu 1,8 persen. Di kabupaten Tuban, penyalahgunaan narkoba didominasi peredaran pil karnopen. Saat ini sudah masuk golongan I sehingga bisa diproses. “Langkah ini mampu menekan pengguna karnopen di masyarakat, termasuk di kabupaten Tuban,” jelasnya.

Lulusan AKABRI tahun 1985 ini menambahkan seluruh BNNK diinstruksikan untuk memetakan jaringan peredaran narkoba. Setiap tangkapan dilakukan assessment medis dan pidana. Jika memang memungkinkan akan direhabilitasi. “Pengguna narkoba bukan kriminal, tapi harus direhabilitasi. Berbeda dengan pengedar dan bandar akan ditindak pidana,” tegasnya.

Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana memaparkan program dan capaian selama 2019. Dilanjutkan data tersangka barang bukti narkotika dan non narkotika BNNK Tuban setahun terakhir. “Hasil ungkap Narkotika tahun ini, telah diamankan sabu 3,28 gram dan dua kasus UU 35,” terang Made.

Pria kelahiran Bali ini juga menuturkan sejumlah kendala yang dihadapi selama ini. Diantaranya keterbatasan sarpras dan anggaran, SDM yang belum kompeten, minimnya partisipasi masyarakat dalam P4GN, dan tempat rehab minim.(@nt).

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Trending di POTRET
error: Content is protected !!