PERISTIWA

Bocah 6 Tahun Di Montong  Meninggal Karena Tenggelam.

Tuban, RepublikNews

Embung Mbugel milik pemerintah Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, meminta korban nyawa , seorang bocah TK berusia 6 tahun ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam , pada Rabu 29/04/2020 , sekitar pukul 10.00 Wib.

Bocah laki-laki itu diketahui bernama Renaldo Gusta Anggara merupakan anak satu-satunya dari pasangan suami istri Darwanto dan Rinta warga Desa Pucangan Rt/Rw 02/05 Kecamatan Montong Kabupaten Tuban. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga duka untuk dimakamkan.

Kapolsek Montong, Polres Tuban.AKP Nungki Sambodo mengungkapkan , Korban meninggal karena tenggelam

Dijelaskan oleh Kapolsek, kejadian itu bermula saat korban bersama temannya Iwan (6) sedang bermain di ditepi wadung yang memiliki kedalaman air kurang lebih 2,5 meter.

Baca Juga :  ARM Protes Bulog, Bantuan Beras Kementerian Sosial Tak Layak Di Konsumsi

“Mereka berdua berangkat dari rumah untuk bermain ditepi wadung tanpa izin orang tuanya, sesampai dilokasi, korban melihat sebuah botol yang berada didalam embung. Seketika, korban tertarik dan berusaha untuk mengambil  botol tersebut , naas diduga korban terpeleset sehingga masuk ke embung.

Melihat korban tenggelam,  teman korban berusaha mencari orang tua korban untuk melaporkan kejadian tersebut. Serta berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar.

Mengetahui hal itu, warga bersama petugas langsung berusaha mencari korban didalam wadung. Hingga akhirnya, korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa lagi.

“Korban ditemukan berada di dasar waduk dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.” jelas AKP Nungki.

Camat Montong Kabupaten Tuban.Suwoto.SE.MM pada media ini mengucapkan turut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa warga montong tersebut.

Baca Juga :  Balap Liar di Stadion Kanjuruhan Di Bubarkan Polres Malang

Suwoto menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan menyarankan pada pemerintah desa untuk memagar sekeliling embung.

“Saya sarankan Desa untuk menganggarakan pemagaran keliling embung dan menata tembok pendamping embung.” tegas Suwoto.(@nt).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!