Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Buku Kretek/Rincek Desa Karangasem Dipertanyakan.

badge-check


					Buku Kretek/Rincek Desa Karangasem Dipertanyakan. Perbesar

Tuban, RepublikNews – Pertemuan yang direncanakan dan telah disepakati sebelumnya ternyata tidak dihadiri oleh salah satu pihak yang berkepentingan yaitu Hj.Rumiasih ,warga desa Sambong gede Merakurak Tuban, yang mengklaim memiliki lahan seluas kurang lebih 2.500 M2 yang diduga merupakan lahan dikawasan waduk Kedungkiter, sore itu pukul 02.00 wib pertemuan tetap dilaksanakan,

Baca Juga:

http://www.republiknews.id/2019/10/17/prahara-waduk-kedungkiter-desa-karangasem-hj-rumiasih-saya-beli-dari-carik-edris/

Tampak hadir Kepala Desa Karangasem Surip, Sekretaris desa/Carik Desa Karangasem ,Edris, mantan Kades Sodikin, Babinsa,BPD, Babikamtibmas , BUMDes, tokoh masyarakat dan puluhan warga Desa Karangasem, Kamis,17/10/2019.

Kades Karangasem, Surip dalam sambutannya menyampaikan ” Waduk Kedungkiter yang luasnya 14ha sesuai buku c desa masih utuh,cuma sekarang kan digarap orang-orang itu, dan saya pada waktu itu tidak tau kalau tanah itu disertifikatkan.” terang Surip .

Pada saat season tanya jawab, saat dilontarkan pertanyaan terkait buku kretek desa karangasem para pimpinan desa saling pandang tidak  langsung menjawab.

Tokoh masyarakat desa Karangasem, H.Ainur Rofiq, mengatakan bahwa pernyataan pihak Pemdes Karangasem dan Hj.Rumiasih tidak sinkron, ” Kita tidak tau disini siapa yang telah berbohong , apakah Hj.Rumiasih yang berbohong ataukah Pemdes yang berbohong,ini perlu dipertemukan para pihak.” tegas H.Rofiq.

pada kesempatan itu H.Rofiq juga menanyakan apakah waduk Kedungkiter yang luasnya 14ha itu sampai sekarang masih utuh , sesuai yang disampaikan kades Karangasem ? ,
“Soalnya saya menemukan 2 sertifikat keluaran tahun 2017,proses SPPTnya tahun 2012 dan lokasinya dikawasan waduk , berarti ini temuan dan bisakah kami diperlihatkan pusaka desa yaitu buku Kretek ? .” tanya H.Rofiq.

“Ini menyangkut masa depan Desa Karangasem, Waduk Kedungkiter merupakan TN Murni yang secara otomatis tidak bisa/boleh dikuasai oleh perorangan maupun kelompok , harus dikembalikan fungsinya seperti semula yaitu sebagai sarana irigasi .” tegas H.Rofiq

Dijelaskan oleh H.Rofiq “Setelah saya meminta untuk ditunjukkan/ diperlihatkan Kretek/Rincek desa Karangasem ternyata kades Surip tidak tau, dia tidak pegang kretek itu ,berarti kretek/rincek ini diduga hilang , dan sesuai dengan kesepakatan forum yang dihadiri oleh Pemdes, perwakilan Polsek dan Koramil Jenu , BPD desa Karangasem akan mengundang pihak-pihak  terkait untuk rembuk warga pada sabtu , 19/10/2019 pukul 19.00 wib dibalai desa Karangasem  untuk mencari solusi terkait masalah yang terjadi.” tambahnya.

Koordinator warga desa Karangasem, Pujiharto menyampaikan ” Ini betul- betul diluar nalar kami, kami ingin membangun warung  wisata disekitaran waduk Kedungkiter untuk pengembangan usaha BUMDes , kok tiba- tiba ada yang mengklaim memiliki tanah tersebut, la itu jelas Tanah waduk, sampai kapanpun akan kami pertahankan sampai titik darah penghabisan,dan pihak Pemdes harus bisa memperlihatkan Kretek/ Rincek kepada kami warga desa Karangasem .” tegas Pujiharto.

Sementara itu, Camat Jenu , Moh.Maftuchin Riza.S.STP.MM saat dikonfirmasi media ini terkait kejadian tersebut mengatakan ” Belum dapat info mas, belum bisa memberikan penjelasan , langsung dengan yang bersangkutan mawon mas njih.” pintanya melalui WhatsApp.(@nt).

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!