Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

Bupati Blitar: Semoga Dengan Munas APKI Ke VI, Blitar Semakin Kawentar

badge-check


					Bupati Blitar: Semoga Dengan Munas APKI Ke VI, Blitar Semakin Kawentar Perbesar

BLITAR,Republiknews– Bupati Blitar Rini Syarifah membuka Musyawarah Nasional Ke VI Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI) di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Sabtu(2/7/2022).

Tema yang diambil dalam Munas adalah ‘Memantapkan peran serta APKI dalam memajukan perkoian Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional’.

Ketua umum APKI Zamrulah mengatakan, ini suatu kehormatan karena sebelumnya penyelenggaraan Munas selalu dilakukan di kota kota besar. Hal ini untuk mewujudkan industri koi nasional.

Dan setelah dilakukan study kelayakan sentra industri koi, bahwa Blitar adalah tempat yang paling tepat untuk mengadakan Munas dalam rangka ulang tahun APKI yang 20.

“Tema saya pribadi sebagai Ketua umum, menetapkan Blitar sebagai sentra ikan koi dan wisata koi nasional. Adapun fakta pendukung yang melandasi diadakannya Munas di Blitar adalah, jumlah produksi koi di Blitar telah menembus pasar nasional bahkan pasar mancanegara dan kwalitas produksi koi di Blitar sudah terbukti dengan seringnya menjuarai kontes tingkat nasional,” ungkap Zamrullah.

Zamrullah menghimbau kepada peternak koi di Blitar untuk meningkatkan kwalitas karantina, supaya koi yang dikirim keluar kota itu bebas dari kutu dan kardus untuk pengirimannya diberi logo daerah masing masing.

“Kita butuh branding dan butuh flexing, makanya dimantapkan dahulu lokalnya sebelum masuk pasar luar negeri, “himbaunya.

Bupati Blitar Rini Syarifah mengapresiasi kegiatan Munas APKI yang diadakan di Blitar Raya, yang sebelumnya selalu digelar dikota kota besar. Sehingga dengan diadakannya Munas ini Blitar semakin kawentar.

Dijelaskannya, pada masa Pandemi covid-19, peternak koi di Blitar sangat membantu, karena sebagai penyelamat para penderita Covid.

Mereka dengan sukarela menghibahkan oksigennya untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid, yang pada saat itu kekurangan stok oksigen.

Mak Rini memaparkan, kalau koi pada saat Pandemi sebagai penopang ekonomi karena masyarakat banyak yang beralih ke koi karena dirasa pangsa pasarnya luar biasa.

“Pada saat diberlakukan Work from home, ASN Blitar raya banyak yang jadi peternak koi, dan sampai sekarang masih berlanjut karena sudah merasakan hasil yang didapat selain mendapat gaji bulanan masih dapat tambahan yang menarik dari penjualan koi,”paparnya.

Dijelaskannya pula bahwa produksi koi Blitar sudah diekspor secara mandiri ke negara tujuan Malaysia. Yang sebelumnya masih gabung dengan Bogor.

“Alhamdulilah dua Minggu yang lalu saya melounching ekspor pertama kali ke Malaysia. Dan kami terus mengupayakan meningkatkan kwalitas koi sekaligus menjaga kepemilikan brand Blitar yang merupakan sentra koi nasional,” tukasnya.

Dirjen Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan Dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Perikanan Dan Kelautan (KKP) RI Tuti Widiarti memaparkan, ikan hias dengan segala keindahannya memiliki prospek cerah yang perlu dikembangkan. Dan ikan hias memiliki multiplayer yang cukup besar yang dijadikan sumber sumber pengikut yang lainnya.

Tuti juga menjelaskan, ikan hias merupakan salah satu komoditas yang akan diakselerasikan KKP, dan mengucapkan selamat pada Kabupaten Blitar yang terpilih sebagai kampung budidaya ikan hias. Berdasarkan data statistik BPS nilai ekspor ikan hias sejak 2017 hingga 2021 mengalami peningkatan .

“Ini baru data ekspor yang tercatat di BPS, belum transaksi domistik angkanya jauh lebih besar dan 80 persen didominasi oleh ekspor ikan hias air tawar,”pungkasnya.nng(adv/kmf).

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!