Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

Bupati Lampung Barat Akan Evaluasi Pelaksanaan Festival Sekala Bekhak

badge-check


					Bupati Lampung Barat Akan Evaluasi Pelaksanaan Festival Sekala Bekhak Perbesar

Lampung, RepublikNews – Bupati Lampung Barat akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Festival Sekala Bekhak (FSB) yang semakin tahun antusiasme masyarakat semakin menurun.

Diwawancara usai membuka secara resmi event tahunan yang diselenggaran di Kawasan Sekuting Terpadu Pekon Watas Kecamatan Balikbukit Sabtu malam (6/7), Parosil mengungkapkan, persoalan turunnya antusiasme masyarakat untuk menghadiri event tahunan yang ke-6 tersebut akan menjadi bahan evaluasi kedepan.

“Pemerintah daerah sudah melaksanakan (FSB) dengan cukup baik, dan tentunya tugas pemerintah daerah juga melakukan evaluasi, apa saja yang menjadi penyebab turunnya antusiasme masyarakat, apakah karena acaranya terlalu malam atau karena memang kurangnya promosi dari OPD terkait,” ungkap Pakcik, sapaan Parosil Mabsus.

Bahkan ia menyebut, bahwa promosi terkait dengan FSB masih sangat kurang, sehingga tidak banyak masyarakt mendapatkan informasi terkait terkait dengan jadwal event tersebut.

“Saya lihat memang ada di dua titik (promosi melalui banner) dan itu juga tidak terlalu jelas, sehingga memang informasi terkait FSB itu kurang sampai di masyarakat,” kata dia.

Selain itu, lanjut Pakcik, perlu evaluasi untuk acara yang ditampilkan, mengingat Lambar terdiri dari banyak suku, sehingga kedepan ia berharap tidak hanya budaya Lampung saja yang ditampilkan melainkan seluruh budaya yang ada di Lambar.

“Selain acaranya harus ada untuk budaya suku lain selain Lampung, juga perlu ada acara pendukung seperti stand-stand dan bazar, karena banyak masyarakat yang datang itu untuk menonton pasar malam atau stand, selain menonton pentas seni yang ditampilkan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, antusiasme masyarakat pada grand opening FSB ke-6 cukup rendah, penonton yang datang kurang dari 1000 orang, jumlah yang sangat sedikit dibandingkan anggaran yang sediakan untuk event tersebut yang mencapai Rp821 juta. (Nur)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!