Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

ADVETORIAL

Bupati Madiun Melalui Camat Kare Bantu Keluarga Terdampak Covid-19

badge-check


					Bupati Madiun Melalui Camat Kare Bantu Keluarga Terdampak Covid-19 Perbesar

Madiun, RepublikNews – Kepedulian Bupati Madiun terhadap masyarakatnya tidak perlu diragukan lagi terbukti kali perhatian H.Ahmad Damawi tertuju bagi keluarga yang terdampak langsung Covid-19, melalui Camat Kare Madiun Tarnu Ashidiq memberikan bantuan sembakau kepada 7 keluarga yang terdampak langsung Covid-19 ini.

Camat Kare Tarnu Ashidiq ketika dikonfirmasi oleh awak media maksud pemberian bantuan kepada keluarga terdampak Covid-19 adalah sebagai bentuk kepedulian Bupati Madiun kepada warganya yang terdampak langsung Covid-19 karena telah diosolasi selama 14 hari untuk tidak melakukan sosial distancing dan phisical distancing maka dengan bantuan berupa sembako ini paling tidak dapat meringankan atau mengurangi beban keluarga, (5/05/2020)

Selanjutanya kepatuhan keluarga telah mendukung anjuran dan larangan pemerintah dalam menjalankan protokol Covid-19 patut mendapat apresiasi dan kiranya bisa menjadi contoh bagi warga masyarakat lainya agar Kabupaten Madiun bisa terhindar dari penyebaran virus Covid -19 terang,” camat Kare.

Adapun yang menerima bantuan dari Bupati Madiun dikecamatan Kare ada 7 orang yang berasal dari desa Morang, Randualas, Kuwiran, Kepel dan dari salah satu dari mereka Lindawati yang berasal dari desa Randualas meninggal dunia dengan hasil tes PCR Swab negatif sedangkan Adi Sutoyo yang berasal dari desa Kepel masih menunggu hasil test PCR Swab dan sekarang masih di-isolasi di Rsud Dolopo.

Berbagai upaya akan tetap kita lakukan utk mencegah berkembangnya Covid-19 salah satunya tadi pagi kami telah mengadakan rapid test terhadap 21 orang yang notabenya satu klaster dengan Adi Sutoyo yang sama-sama baru pulang dari pondok pesantren Temboro, 7 diantaranya berasal dari desa Kepel dan yang 14 berasal dari pondok pesantren ALFATAH desa Kuwiran dengan hasil rapid test Non Reaktif atau negatif dan ini merupakan kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Madiun agar harapan masyarakat untuk bebas Covid-19 terwujud,” pungkas Camat Kare Tarnu Ashidiq.(dite)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!