Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

Butuh Sentuhan Tangan Pemerintah “Waduk Sambiroto” Puluhan Tahun Kurang Produktif

badge-check


					Butuh Sentuhan Tangan Pemerintah “Waduk Sambiroto” Puluhan Tahun Kurang Produktif Perbesar

Mojokerto, RepublikNews – Waduk seluas kira-kita 6 Hektar di Desa Sambiroto Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto sudah sekitar sepuluh tahun tidak produksi untuk pengairan sawah enam desa dan tiga kelurahan.

Desa tersebut adalah Kedungmaling, Sambiroto, Klinterejo, Modongan, Wringinrejo, Karang Kedawang dan Mojoranu sedangkan Kelurahan di kota adalah Surodinawan, Blooto Kecamatan Prajurit Kulon.

Akibat dari kekeringan Waduk tersebut menyebabkan sering terjadi cekcok mulut dari beberapa juru pengairan/ tuwowo masing-masing dusun dan desa. Artinya sering terjadi adu mulut antara cuwowo desa dan dusun.

Puncak cekcok adu mulut terjadi antara para cuwowo dari beberapa desa tersebut pada hari Jumat pagi 17/10/2020 sekitar pukul 07.30 WIB, ujar Farhan warga desa Karang Kedawang dan juga tokoh LSM. AMMOR
Dua minggu sebelumnya juga terjadi cekcok adu mulut para cuwowo di Dam Gambuhan yang bersebelahan dengan warung Aris.

Akibat dari kekeringan sungai di desa-desa tersebut disebabkan pembagian air dari Dam Penewon tidak merata sehingga menyebabkan Waduk Sambiroto sangat kering dan tidak berfungsi sama sekali dan sekarang tampak ditanami pohon pisang oleh masyarakat dan rumput-rumput setinggi kira-kira dua meter.

Namun anehnya pada musim penghujan sering terjadi banjir, berarti pembagian air dari atas tidak merata.

Daerah yang sering banjir  di Desa Modongan, Dusun Gambuhan dan Sasap Desa Modongan serta Dusun Mojoranu Desa Mojoranu. Banjir tersebut  bisa sampai se paha orang dewasa sehingga tidak bisa dilewati kendaraan dan sangat menggangu aktifitas perekonomian masyarakat sekitar desa.

 

Reporter
Heni M, Biro Mojokerto Raya

 

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!