POTRET

“Ciptakan Sarana Rekreasi Warga” Melalui PAD Bangun Kolam Pemancingan

Magetan, RepublikNews – Memang memancing tak lagi sekedar hobi tapi juga sudah menjadi wahana rekreasi. Seperti halnya ide dan ke niatan yang dilakukan Kepala Desa Widorokandang Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan yang tengah membangun kolam pemancingan di lahan tanah kas desa setempat.

Tujuan dari ide tersebut untuk ciptakan sarana rekreasi hiburan bagi masyarakat yang hobi atau gemar memancing, dan juga nantinya dapat memberikan nilai tambah, utamanya terhadap Pemerintah Desa yang selama ini lahan tersebut tidak di manfaatkan dengan baik.

“Kita melihat hobi masyarakat sini gemar memancing, apalagi sampai ke tempat yang cukup jauh hobi tersebut tersalurkan. Dari situlah muncul keniatan, bersama-sama mengelola lahan kosong supaya berproduktif, bangun kolam pemancingan dan juga halaman parkir yang luas, “kata Anton Wahyu Maulana, Kepala Desa Widorokandang kepada awak Republik News waktu ditemui.

Baca Juga :  Lintas Agama dan Ormas Lumajang Deklarasi Tolak Anarkisme

Diketahui luas area tanah pembangunan kolam pemancingan yang saat ini masih dalam tahap pembenahan sekitar satu hektar. Yang mana pembangunan tersebut memanfaatkan dana anggaran dari PAD Tahun 2022.

Selain pembangunan itu, juga sudah di bangun paving jalan menuju lokasi kolam pemancingan. Yang mana diketahui untuk menuju lokasi pemancingan tersebut sangatlah strategis dari jalan terhubung dengan jalur alternatif jalan lain. Tak itu pula, jalur jalan mau ke lokasi pemancingan terdapat juga pasar lokal yang tiap hari aktif dan rame, yang posisinya dekat dengan tempat tersebut.

Di sisi lain Anton Wahyu Maulana juga menuturkan dari selain melakukan pembenahan di sekitar kolam pemancingan, pihaknya juga sudah memasukkan benih-benih ikan yang nantinya sebagai awal dari kegiatan programnya. Ia juga berharap lokasi tersebut nantinya dapat menjadikan tempat wisata lokal yang bernilai ekonomis, dan juga nantinya bisa mendorong perekonomian warga masyarakat setempat.

Baca Juga :  LHP Beserta Tim Relawan Gelar Musdes Terkait Dugaan Ketimpangan Dalam Penyaluran BLT Pekon Pajar Agung

“Diketahui dari program Pemerintah Daerah maupun Pusat, yang mendorong desa untuk membangun adalah keselarasan program dalam menjadikan desa untuk mampu memberikan manfaat terhadap masyarakatnya. Kalau ingin desa maju, tentu harus punya satu unggulan yang bisa dijadikan aset desa bernilai ekonomis. Dengan begitu dapat memberikan pengaruh wisata terhadap masyarakat lokal maupun masyarakat lain, “tegasnya diakhir pertemuan. (w.i)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!