Dari Program P3TGAI “Hippa Tani Subur” Desa Pupus Bangun Saluran Irigasi

Magetan RepublikNews – Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, melalui P3TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) dari BBWS Bengawan Solo kembali kucurkan dana sebesar 195 juta di Desa Pupus Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan Jawa Timur bangun saluran irigasi dari program tersebut di tahap 2 Tahun 2022.
Yang mana dari program tersebut sengaja di peruntukan dan sangat penting dalam rangka peningkatan perekonomian melalui produksi pangan para petani.
Terkait hal ini, sebagaimana yang diutarakan “Mbah Babok” selaku Kepala Desa Pupus mengatakan saat ditemui awak Republik News, bahwasanya mengenai pembangunan dari program tersebut tujuan nantinya untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta juga sebagai guna menjaga ketersediaan air di areal persawahan warga.
“Pembangunan yang tengah di kerjakan saat ini oleh Kelompok Hippa beserta anggota semua dikerjakan secara swakelola melibatkan masyarakat setempat. Lokasi di Dukuh Duduk RT 02 RW 04, dengan pengerjaan panjang volume 350 M, tapi kita realisasikan sampai 400 M, sebagian dari swadaya masyarakat, “ungkapnya saat ditemui , Jum’at (9/9/2022).
Lanjutnya, “Harapan saya terkait pembangunan program tersebut semoga nantinya para petani sangat terbantu. Dan diharapkan juga semoga pengerjaan cepat terselesaikan supaya masyarakat petani nantinya bisa segera merasakan manfaatnya dari mengolah lahan sampai mengatur ketersediaan air, “kata Mbah Babok.
Sementara dilokasi pembangunan Tukiran selaku Ketua Hippa Tani Subur yang juga ditemui awak Republik News juga menguraikan bahwasanya pembangunan saluran irigasi yang tengah dikerjakan dari program P3TGAI ini memang benar di kerjakan dengan panjang 400 M.
“Panjang volume yang tengah kita kerjakan ini 350 M, dan 50 M penambahandari swadaya masyarakat. Dalam pembangunan saluran nantinya kita kerjakan dalam bentuk plester, dengan lantai berupa batu muka. Dengan lebar lantai 40 M, saluran U nya 40 M, serta kanan kiri samping 30 M, dan ketinggian 50 M, “ungkapnya menerangkan.
Diutarakan juga mengenai pembangunan yang tengah dikerjakan tersebut sudah mencapai sekitar 40%. Serta juga dalam pemanfaatan nantinya dalam mengaliri area persawahan sekitar 25 Hektar.
Masih kata Tukiran, “Harapan saya pengerjaan pembangunan ini cepat terselesaikan, supaya masyarakat petani nantinya bisa segera merasakan manfaatnya dalam mengelola lahan serta mengakses air irigasi tanpa ada kesulitan dalam hal pengairan”.
Tak luput pula di akhir pertemuan Ketua Hippa Tani Subur juga menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak terkait, karena dengan adanya bantuan program tersebut masyarakat petani merasa terbantu, dalam hal ketersediaan air untuk mengaliri persawahan maupun pengolahan lahan pertanian yang ada di desa Pupus. (w.i)