Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Di Duga…Oknum PNS Jombang “Target Puluhan Juta” Sebagai Syarat Jadi Pegawai Honorer

badge-check


					Di Duga…Oknum PNS Jombang “Target Puluhan Juta” Sebagai Syarat Jadi Pegawai Honorer Perbesar

Jombang, RepublikNews – Penumpang gelap dalam setiap rekrutmen calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari honorer ataupun menjadi pegawai honorer kerap terjadi.

Gayung bersambut, keuntungan dari penyalahgunaan jabatan dan kewenangan memang menggiurkan daripada hasil gaji pejabat itu sendiri, dan ternyata banyak pejabat daerah tergoda disogok puluhan sampai ratusan juta rupiah untuk menerbitkan Surat Keputusan pengangkatan bodong.

Aksi sogok ternyata tidak hanya terjadi pada proses penerimaan CPNS. Aksi serupa juga terjadi pada penerimaan tenaga honorer di kantor pemerintah. Dan biasanya yang sudah masuk jadi honorer tidak mau mengaku, hal inilah yang membuat budaya suap dan pungli sulit di hentikan.

Dari hasil informasi yang di dapat RepublikNews di lapangan, Seorang tenaga honorer di salah satu Dinas Pemerintah Kabupaten Jombang, mengaku telah membayar 50 juta kepada salah satu oknum Kepala UPT di kabupaten Jombang (nama lengkap oknum berikut kantor dinas telah di kantongi redaksi RepublikNews) agar bisa memasukkan dirinya menjadi tenaga honorer.

Sementara Nara sumber yang tidak mau di sebut namanya, oknum tersebut kerap kali melakukan hal yang sama, beberapa tenaga Honorer kalau mau jadi pegawai honorer dan bekerja harus melaluinya dengan membayar sejumlah uang jutaan sampai puluhan juta sesuai permintaannya.

Dari informasi yang di dapat, tim RepublikNews berusaha untuk menghubungi dan menemui pegawai honorer yang sudah membayar kepada oknum yang ada di dinas, nama-nama yang di maksud ternyata memang benar ada di sana sebagai pegawai honorer.

Sementara itu pihak yang di maksud belum bisa di konfirmasi, Nomor HP di hubungi tidak terangkat, pesan whatsApp juga tidak di respon ataupun di balas sampai berita ini di rilis dan di terbitkan. bersambung…(red/tim)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!