Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Di Duga…Oknum PNS Jombang “Target Puluhan Juta” Sebagai Syarat Jadi Pegawai Honorer

badge-check


					Di Duga…Oknum PNS Jombang “Target Puluhan Juta” Sebagai Syarat Jadi Pegawai Honorer Perbesar

Jombang, RepublikNews – Penumpang gelap dalam setiap rekrutmen calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari honorer ataupun menjadi pegawai honorer kerap terjadi.

Gayung bersambut, keuntungan dari penyalahgunaan jabatan dan kewenangan memang menggiurkan daripada hasil gaji pejabat itu sendiri, dan ternyata banyak pejabat daerah tergoda disogok puluhan sampai ratusan juta rupiah untuk menerbitkan Surat Keputusan pengangkatan bodong.

Aksi sogok ternyata tidak hanya terjadi pada proses penerimaan CPNS. Aksi serupa juga terjadi pada penerimaan tenaga honorer di kantor pemerintah. Dan biasanya yang sudah masuk jadi honorer tidak mau mengaku, hal inilah yang membuat budaya suap dan pungli sulit di hentikan.

Dari hasil informasi yang di dapat RepublikNews di lapangan, Seorang tenaga honorer di salah satu Dinas Pemerintah Kabupaten Jombang, mengaku telah membayar 50 juta kepada salah satu oknum Kepala UPT di kabupaten Jombang (nama lengkap oknum berikut kantor dinas telah di kantongi redaksi RepublikNews) agar bisa memasukkan dirinya menjadi tenaga honorer.

Sementara Nara sumber yang tidak mau di sebut namanya, oknum tersebut kerap kali melakukan hal yang sama, beberapa tenaga Honorer kalau mau jadi pegawai honorer dan bekerja harus melaluinya dengan membayar sejumlah uang jutaan sampai puluhan juta sesuai permintaannya.

Dari informasi yang di dapat, tim RepublikNews berusaha untuk menghubungi dan menemui pegawai honorer yang sudah membayar kepada oknum yang ada di dinas, nama-nama yang di maksud ternyata memang benar ada di sana sebagai pegawai honorer.

Sementara itu pihak yang di maksud belum bisa di konfirmasi, Nomor HP di hubungi tidak terangkat, pesan whatsApp juga tidak di respon ataupun di balas sampai berita ini di rilis dan di terbitkan. bersambung…(red/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!