Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Di Duga…Proyek Pembangunan Drainase Lintas Sukarno Hatta Di Bekingi Oknum Marinir

badge-check


					Di Duga…Proyek Pembangunan Drainase Lintas Sukarno Hatta Di Bekingi Oknum Marinir Perbesar

Bandar Lampung, RepublikNews – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung mempertanyakan kapasitas oknum Marinir dalam pembangunan drainase ruas jalan Lintas Sukarno Hatta di daerah Panjang.

Selain mempertanyakan kapasitas oknum tersebut FPII juga menyesalkan sikap arogansi yang terkesan menakut – nakuti serta menghalang – halangi kerja jurnalis.

Menurut Aminudin sekalu ketua Setwil FPII Provinsi Lampung sikap kasar dan arogan oknum Marinir tersebut berpotensi mencoreng nama baik Corp nya.

Dan perbuatan menghalang-halangi Jurnalis untuk mendapatkan informasi di lapangan melanggar Undang-Undang Pers No 40 tahun 1999 dan dapat terancam hukuman kurungan penjara selama dua tahun dan denda. Selain itu perbuatan menghalangi kerja jurnalis juga melanggar Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik ( KIP ).

“Perlu di pertanyakan kapasitas oknum tersebut, sudah jelas dalam undang-undang tugas nya sebagai alat keamanan Negara, bukan alat pengamanan perusahaan” jelas Aminudin.

Sebelumnya diketahui sejumlah awak media yang sedang melakukan investigasi terkait pembangunan drainase ruas jalan Sukarno Hatta Karang Maritim Kecamatan Panjang (06-10-2020) terkesan ditakut-takuti dan dihalangi oleh oknum Marinir berinisial (ER) yang mengaku sebagai pengawas sekaligus pelaksana pekerjaan.

“Kamu siapa? Hak kamu apa nanya – nanya ? Jangan cari-cari kesalahan. Saya Marinir saya pengawas sekaligus pelaksana Proyek ini. Kalau mau duit ga ada” ucap Oknum Marinir berinisial (ER).

“Apa hak kalian dan kalau mau bertanya, bertanya apa ? Jangan menyalah nyalahkan, kalau kamu menyalahkan kamu akan saya selesaikan” tegas rekan ER yang juga ikut hadir.

Sebelumnya sejumlah warga sekitar pembangunan drainase mengeluhkan pembangunan proyek tersebut karna penempatan materarial sembarangan sehingga menyebabkan macet dan menimbulkan debu dan polusi. (Nur)

Sumber FPII Sekwil Lampung

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!