KESEHATANPERISTIWA

Di Perbatasan Tuban-Rembang Petugas Perketat Pintu Jalur Mudik , Pemudik Yang Nekat Harus Putar Balik.

Tuban, RepublikNews

Jajaran Kepolisian Polres Tuban mulai hari Sabtu , 25/04/2020 melakukan penyekatan dan menjaga ketat di berbagai pintu jalur mudik. Perbatasan Kota Tuban-Rembang sudah diblokade dengan barrier dan disekat menjadi dua jalur. Aksi ini dilakukan untuk memutus penyebaran Corona
Pemudik yang nekat harus putar balik, larangan mudik ditetapkan.

Di Pos check point Perbatasan Provinsi Jawa Timur-Jawa Tengah lokasinya di Desa Sukolilo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban, puluhan petugas gabungan baik dari Satlantas Polres Tuban, Kodim 0811, satpol PP, dishub terlihat sibuk melakukan pencegahan kendaraan yang mudik ke wilayah Jawa Timur.

Bagi penumpang kendaraan yang di dapati sebagai pemudik (barang bawaan cukup banyak, ktp di luar daerah jawa timur dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, pendataan identitas, dihimbau untuk tidak mudik, selanjutnya diarahkan untuk kembali ke arah Jawa Tengah.

Baca Juga :  Dituduh Tambah Daya Dan Didenda Jutaan, Warga Malang Datangi ULP PLN Maospati

Puluhan kendaraan baik roda dua maupun roda empat terlihat banyak yang putar balik ke arah Jateng, setelah menunjukkan identitas diri.

Baca Juga :

 

Kesiapan Pos Pantau Covid-19 Di Perbatasan Jatim-Jateng Dikunjungi Oleh Dirlantas Polda Jatim.

Kasatlantas Polres Tuban AKP Argo Budi Sarwono mengatakan ,
“Ini kami terapkan aturan pencegahan mudik, karena memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Kita imbau tadi dengan cara humanis untuk kembali ke arah Jateng,” jelas Argo Budi Sarwono.

Ditambahkan oleh Kasatlantas bahwa di jalur pantura telah didirikan beberapa posko. Baik di perbatasan Tuban-Rembang, Tuban-Bojonegoro dan Lamongan.

“Sudah kami dirikan beberapa posko check point dalam rangka operasi ketupat dan pencegahan COVID-19. Baik di wilayah perbatasan Jateng maupun di jalur lainnya.” kata Kasatlantas.

Baca Juga :  46 KPM Diperiksa Sebagai Saksi Atas Dugaan Penyelewengan Bantuan BPNT.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono. S.I.K, S.H.,M.H mengatakan,
“Kendaraan logistik dan BBM yang melintas, tim gabungan akan memeriksa kesehatan supirnya. Jika sehat, maka perjalanan bisa dilanjutkan , sedangkan untuk kendaraan yang akan mudik atau pulkam, terpaksa kami terapkan aturan sesuai instruksi Presiden. Untuk balik kanan pun setelah kita mengecek kesehatannya,” tegas Kapolres.(@nt).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!