Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Diduga Karena Banyak Berdiri Bangunan Liar, Waduk Sambiroto Tidak Berfungsi Maksimal

badge-check


					Diduga Karena Banyak Berdiri Bangunan Liar, Waduk Sambiroto Tidak Berfungsi Maksimal Perbesar

Mojokerto, RepublikNews – Waduk secara umum biasanya di diperuntukan untuk menampung air dari atas guna membantu pengairan sawah pada saat kemarau dan menjaga volume air agar tidak terjadi luberan saat musim penghujan,  menjaga bencana banjir serta memelihara ekosistim tanaman padi, tebu dan tanaman produktif lainnya disekitar waduk.

Waduk Sambiroto seluas 31.460 M2 (bukan enam hektar seperti tertulis pada berita pertama. Red)
mempunyai empat Pintu air, dimana masing-masing pintu mengaliri sungai  persawahan  di enam desa dan tiga kelurahan Surodinawan, Blooto dan Prajurit Kulon

Air Dam Penewon di Desa Jambuwok Kecamatan Trowulan untuk dialirkan ke sungai-sungai di Kecamatan Trowulan dan Kecamatan Sooko, sedangkan sungai di wilayah Kecamatan Sooko ditampung di Dam Sambiroto untuk cadangan dimusim kemarau agar sawah-sawah tidak kekurangan air sekaligus sebagai pengontrol debit air sungai dibawahnya.

Ponidi warga Sambiroto bercerita,” dulu kalau malam hari pintu air sebelah selatan dan barat dibuka dan pagi harinya ketiga pintu selain selatan ditutup untuk pengairan tapi gak mangkin sudah rusak semua mengikuti ahklaq menungsane, “niku lepen-lepen teng ngajeng  lapangan kanan kiri kering sedoyo mboten berguna, malah lepenne wonten sing dados sedoso sentian kalah kale griyo-griyo niku, ( itu sungai sungai kanan kiri kering semua tidak berguna, malah sungainya menyempit jadi 10 centi meteran kalah dengan rumah rumah itu*red),” terangnya.

Berdasarkan cerita warga tersebut kenyataannya sekarang dilapangan berdasarkan pantauan awak media Buser ini memang sungai-sungai yang dulu ada sekarang sudah banyak yang berubah fungsi menjadi  bangunan pertokoan dan rumah warga hampir disetiap dusun. Bersambung……

Reporter
Heni, Biro Mojokerto

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!