Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

ADVETORIAL

Dinas Perumahan Dan Permukiman Ngawi Membangun 150 unit Sarana Tanki Septik Di 3 Desa

badge-check


					Dinas Perumahan Dan Permukiman Ngawi Membangun 150 unit Sarana Tanki Septik Di 3 Desa Perbesar

NGAWI, RepublikNews – Sebuah langkah pemerintah kabupaten Ngawi dalam mengatasi kebiasaan buang kotoran disembarang tempat, melalui Dinas Perumahan Dan Permukiman melaksanakan program bantuan pembuatan tangki septik kepada beberapa desa yang dianggap masih mengalami ketertinggalan.

Guna untuk meningkatkan tarap hidup sehat diwilayah desa tersebut, pemerintah membangun 150 unit sarana penampung limbah tinja masyarakat di tiga desa. Yaitu desa Gandong, desa Kedungmiri dan Desa Pandean yang merupakan kategori desa tertinggal yang mendapatkan program tangki septik secara gratis dari anggaran APBD tahun 2020.

Purwono, selaku kepala dinas Perumahan Dan Permukiman Rakyat, saat dikonfirmasi menjelaskan, program yang sedang dilaksanakan pada tahun anggaran 2020 ini, merupakan program yang ditarjetkan untuk menanggulangi adanya kebiasaan warga yang masih melakukan membuang kotoran tinja disembarang tempat atau dilahan bebas karena belum punya sarana penampung tinja sendiri yang notabene bisa mengganggu kesehatan warga itu sendiri. Oleh karenanya program ini sangat dikhusus agar kebiasaan warga membuang tinja disembarang tempat tidak terjadi lagi.

Selain untuk mengatasi kebiasaan warga yang kurang baik ini, tujuan program adalah sebagai upaya atau langkah pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan menghindari penyebaran bakteri yang bisa menimbulkan penyebaran penyakit dilingkungan warga masyarakat di desa itu sendiri.

Harapan pemerintah dengan program ini bisa memberi dampak positif untuk kehidupan masyarakat di desa itu utamanya dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesehatan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter
Bima, Biro Ngawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!