Menu

Mode Gelap
PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !! Pemilik Dapur SPPG Kasiman 1 Bojonegoro dan Yayasan Jaya Cahaya Lestari Di Polisikan Satgas Saber Pangan Tancap Gas Jelang HBKN, 9.138 titik Diawasi, Pelanggar Diberi Sanksi ! Penyidik JAM PIDSUS Menetapkan 11 Tersangka Dalam Perkara Ekspor CPO dan Turunannya (POME) Periode 2022-2024

ADVETORIAL

Dirut Perhutani Kunker ke KPH Saradan

badge-check


					Dirut Perhutani Kunker ke KPH Saradan Perbesar

Saradan,Republiknews – Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro melakukan kunjungan kerja di Perhutani KPH Saradan dalam melihat perkembangan program agroforestry porang mandri (APM) di wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan. Senin (04/07/22).

Dalam kunjungan tersebut Dirut Perhutani Wahyu Kuncoro didampingi oleh Sekretaris Perusahaan Asep Dedi  Mulyadi dan Sekretaris Divisi Regional Perhutani Jawa Timur Misbakhul Munir.

Program APM menjadi salah satu program strategis/quick win Perhutani dalam percepatan peningkatan pendapatan perusahaan jangka pendek untuk mendukung ketahanan pangan.

Disela-sela kunjungan itu, Wahyu Kuncoro mengatakan, bahwa program APM ini harus berjalan dengan baik karena menjadi salah satu sumber pendapatan selain kayu dan getah nantinya.

“Kita harus mencari tanaman jangka pendek yang bisa dipanen untuk bisa survive. Dan agroforestry porang mandiri ini bisa menjadi salah satu solusinya,” katanya.

Menurut Wahyu, melalui program agroforestry porang mandiri ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan perusahaan, sehingga bisa berkesinambungan dalam jangka panjang.

Dia menambahkan, bahwa pada tahun 2021 telah dicoba menanam porang dengan berbagai jenis bibit dan perlakukan khusus, untuk itu segera dibuatkan catatan evaluasi tentang kekurangan dan kelebihan sistem penanaman tersebut,  sehingga bisa sebagai acuan untuk penanaman porang tahun 2022 supaya berhasil, ungkap Wahyu.

Sementara Administratur Perhutani KPH Saradan Rumhayati menyampaikan jika dirinya beserta jajaran akan berusaha dengan penuh semangat untuk bekerja keras dan membangun kekompakan dalam meningkatkan pendapatan perusahaan melalui program agroforestry porang mandiri.

Rumhayati optimis, bahwa program agroforestry porang mandiri ini akan membawa dampak positif baik secara ekonomi dan juga keamanan hutannya terjaga, karena tanaman porang ini membutuhkan tegakan untuk naungan.

@red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!