BERITA UTAMAINVESTIGASIPENDIDIKANPOTRET

Dispendik Ponorogo: Terkait Bangunan SDN 2 Karangpatihan Pulung, Nunggu “Dok” Dari Bupati

PONOROGO | Menyingkapi Edi Supriyanto Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo gedung SDN 2 Karangpatihan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo yang rusak parah dan nyaris ambruk, dan juga terkait pernyataan Dinas Pendidikan yang akan menggelontorkan dana untuk perbaikan bangunan sekolah, sebagaimana diberitakan RepublikNews pada 3 Oktober 2023 kemarin.

Ternyata masih menyisakan sedikit tanya, terutama bagi tenaga pengajar dan wali murid SDN 2 Karangpatihan. Pasalnya sampai berita ini di turunkan, belum ada keputusan dari bupati terkait realisasi anggaran yang akan di gelontorkan untuk membiayai kegiatan rehabilitasi ruang kelas yang rusak tersebut. Hal ini di utarakan Edi Supriyanto Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo pada Rabu (4/10/2023) dikantornya waktu ditemui.

Baca Juga :  Caesar Agatha, Anak Polisi Berhasil Raih Perunggu di O2SN Tingkat Provinsi Lampung

Pada pernyataannya disampaikan bahwa pihaknya tinggal menunggu “dok” atau persetujuan dari Bupati.

“Yang jelas pembangunan rehab tetap kita prioritaskan. Apalagi kami sudah ajukan, cuma tinggal menunggu “dok”dari bupati,” kata Edi.

Disinggung mengenai anggaran nilai 600 juta untuk perbaikan gedung SDN 2 Karangpatihan, Edy Suprianto menyampaikan, memang benar pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar nilai angka tersebut melalui PAK Kabupaten Ponorogo. Namun menurutnya untuk saat ini tidak mungkin bisa sebesar itu. Dikarenakan waktu yang singkat (tinggal tiga bulan) untuk menyelesaikan pekerjaan.

“Kemarin kita mengajukan 600 juta, tetapi kalau PAK kayaknya ndak mungkin, karena waktunya tinggal tiga bulan”. Ungkapnya.

Selain itu Edy Suprianto juga mengatakan bahwa mengenai refocusing anggaran yang diterapkan, juga berdampak pada kebijakan pemerintah kabupaten Ponorogo.

Baca Juga :  Gedung SDN 2 Karangpatihan Ponorogo Rusak Parah Dan Nyaris Ambruk !

“Posisi kita cuma pelaksana mas…..yang pasti pembangunan nanti cuma rehab atas (atap). Apalagi saya juga sudah sampaikan kepada kepala sekolah dan Pemkab akan pekerjaan nanti bertahap, dan mereka menyetujui, “ucapnya.

Sebagaimana di ketahui dari berita sebelumnya, dengan kekhawatiran pihak akan keselamatan murid dan gurunya, puluhan murid SDN 02 Karangpatihan terpaksa harus melakukan kegiatan belajar mengajar di ruang darurat dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, dan terlihat tak layak untuk ruang kelas pada umumnya.

Ya… mudah-mudahan dari apa yang disampaikan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo untuk merealisasi pembangunan tersebut cepat dan segera disetujui Bupati. (w.i)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!