dr. Ulfi Umroni : Jangan Dicukur Gunduli, Bulu Ada Manfaatnya

Probolinggo, RepublikNews – Bulu kemaluan bagi sebagian orang sering dianggap bikin risih. Soal, sebagian orang menginginkan area organ intimnya terlihat ‘lempeng’, itu sah-sah saja meskipun itu tidak harus dilakukan dengan mencukur gundul bulu kemaluannya. Terutama bagi kaum wanita.
Menjawab netizen perempuan yang mengkonsultasikan keinginannya mencukur habis bulu kemaluan secara permanen, dokter Ulfi Umroni di laman AloDokter menyarankan untuk tidak mencukur habis bulu kemaluan, apalagi secara permanen.
Dia menyatakan, rambut kemaluan sebagai tanda perkembangan dan kematangan pubertas baik bagi pria maupun wanita. Rambut yang biasa tumbuh keriting itu area kemaluan itu diciptakan bukan berarti tanpa manfaat.
• Mencukur Bulu Kemaluan Ternyata Bahaya Bagi Wanita
• Penyebab Rambut Kemaluan Keriting?
“Rambut kemaluan diciptakan mempunyai tujuan dan fungsi bagi kesehatan organ kelamin lelaki ataupun wanita,” tulis dokter Ulfi Umroni.
Lebih jauh dia mengulas sejumlah manfaat rambut kemaluan bagi empunya, terutama wanita. Di antaranya adalah:
1. Memberikan perlindungan kulit dan kemaluan dari debu dan kotoran yang akan masuk ke vagina atau penis
2. Sebagai bantalan perlidungan organ kelamin
3. Mencegah gesekan dan iritasi pada daerah kelamin
Oleh karena itu, lanjut dia, mencukur bulu kemaluan sampai bersih atau gundul menyebabkan perlindungan alami tubuh berkurang. Sehingga, kotoran dan benda asing dapat masuk dan menyebabkan infeksi atau peradangan.
• Rambut Miss V antara Dicukur, Dicabut atau Dibiarkan Natural
• Jangan Salah, Bulu Kemaluan Juga Ada Manfaatnya
“Sebaiknya tidak mencukur habis bulu kemaluan. Hal ini, terutama bagi wanita, untuk mencegah hilangnya perlindungan alami terhadap organ kewanitaan,” dia menjelaskan.
Kalaupun ada yang menginginkan area organ intimnya terlihat bersih, dokter Ulfi Umroni menyarankan untuk mencukur rapi namun tetap dapat melindungi daerah kelamin.
“Adanya gesekan saat berhubungan intim, dapat meningkatkan resiko iritasi pada kulit daerah kewanitaan.
Selanjutnya menjaga personal hygiene akan mendukung kesehatan bulu kemaluan dan kesehatan organ reproduksi suami dan istri,” terang dia memungkasi.
Editor: Suatman ,Sumber AloDokter