Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Dua ALiansi Besar Jaga Kondusifitas Investor Lamongan

badge-check


					Dua ALiansi Besar Jaga Kondusifitas Investor Lamongan Perbesar

Lamongan, RepublikNews – Rencana aksi demo yang dilakukan Gerakan Pemuda Pemudi Jawa Timur yang di ketuai oleh Baihaqi Akbar ternyata tidak seperti yang dijanjikan, yaitu mendatangkan massa sekitar 5000 orang, Senin (05/06/2023).Tapi kenyataannya di lapangan hanya sekitar tiga puluhan orang sehingga demo yang dilakukan di Pabrik udang PT Bumi Menara Internusa (BMI) di tidak berlangsung lama.

Tuntutan dari Gerakan Pemuda Pemudi Jawa Timur yaitu sebagai berikut :
1. Copot dan pecat “Jacob George” President PT. Bumi Menara Internusa (BMI).
2. Penuhi hak karyawan kontrak yang di PHK atau mengundurkan diri sesuai UU Cipta Kerja (Satu bulan gaji untuk satu tahun kerja)dst.
3. Bayar semua kekurangan gaji UMK Karyawan PT. BMI periode Januari 2023 sampai dengan sekarang (Terhadap semua karyawan yang masih bekerja atau yang sudah di PHK).
4. Penuhi 100% hak karyawan untuk BPJETK dan BPJSKES.

Untuk menjaga kondusifitas investor yang berada di Kabupaten Lamongan DUA ALIANSI BESAR, yaitu pertama dengan diketuai oleh Muklas Forum Masyarakat Aliansi Lamongan (FORMAL) terdiri dari LSM Brandal, Lira, Trinusa, MPN, Pemuda Pancasila (PP), Doglas, GANAS dan Aliansi Lamongan Bersatu (ALAMBER) yang diketuai oleh Miftah mendatangi pabrik pengolahan udang PT. BMI (Bumi Menara Internusa) yang berlokasi di Desa Gajah Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan.

Muklas Ketua FORMAL mengatakan dengan tegas,” menolak aksi dari luar Lamongan, mereka dianggap perusuh karena mereka bukan orang Lamongan sendiri dan tidak memandang kearifan lokal melainkan kepentingan sendiri, dan diduga itu adalah masalah intern pabrik antara pimpinan lama dengan yang baru, tapi imbasnya masyarakat lamongan yang terdampak dengan aksi mereka”.

,”Tolong sampaikan kepada manajemen pabrik PT BMI, jika ada pertemuan mediasi dengan pihak mereka (GPPJT) di hari Jum’at besuk, kita (Aliansi FORMAL dan Alamber) juga dilibatkan.” Cetus Muklas lagi.(Yan)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!