Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

Gema Sholawat Di Alun-Alun Ngawi, Satukan Umat Untuk Kebhinekaan Yang Kuat

badge-check


					Gema Sholawat Di Alun-Alun Ngawi, Satukan Umat Untuk Kebhinekaan Yang Kuat Perbesar

Ngawi, RepublikNews – Ribuan umat dari berbagai wilayah penuhi lapangan Merdeka Alun Alun Kota Ngawi, hal ini dipicu adanya acara pengajian akbar yang digelar oleh pemerintah daerah Kabupaten Ngawi Minggu malam, 02 Februari 2020.

Acara yang diadakan untuk memperingati hari lahir Mafia Sholawat yang ke lima ini mengusung tema “ Kita Galang Keberagaman Dalam Kebhinekaan Demi Tegaknya NKRI “. Mafia Sholawat sendiri adalah para jamaah pengikut KH. Drs. Mohammad Ali yang menyebarkan ajaran Islam dan selalu menggelorakan Kebhinekaan melalui sholawat.

http://www.republiknews.id/2020/02/03/pagar-makam-direnovasi-warga-berterima-kasih/

Dalam suasana rintik hujan tak menyurutkan tekat para jamaah yang hadir pada malam itu, mereka nampak antusias dan semangat mengikuti setiap lantunan sholawat.

Gus Ali menyampaikan agar umat Islam selalu melantunkan sholawat sebagai wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain itu Gus Ali Gondrong sapaan akrab sang Kyai mengatakan, “Peliharalah akhlak dan perilaku dengan siapapun dan di manapun. Apapun suku bangsamu, apapun agamamu, apapun profesimu mari tetap jaga persatuan dan kesatuan kita karena NKRI terdiri dari berbagai suku bangsa, budaya, dan agama”

Dalam dakwahnya Gus Ali juga menyampaikan  bukan hanya Islam, namun dalam setiap agama pasti mengajarkan untuk saling menghormati, saling menghargai dan saling menjaga kerukunan meski dalam perbedaan.

“ Tidak ada satu agamapun di dunia ini yang mengajarkan untuk saling membenci dan menyakiti sesama umat “, tegas Kyai asal Semarang ini.

Sementara itu Pabung 1 Yonarmed 12/Divif 2 Kostrad, Kapten Arm Emil Salim yang menghadiri acara tersebut menyampaikan, “ Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, hidup rukun tanpa memandang suku bangsa, ras maupun agama“.

Lebih lanjut Emil mengatakan, “Menanamkan Kebhinekaan kepada
masyarakat sangatlah penting karena Indonesia adalah Negara majemuk yang memiliki keberagaman yang tak dimiliki negara lain “, pungkas lulusan
Akademi Militer tahun 2009 ini.

Terpisah Danyonarmed 12/Divif 2 Kostrad saat di wawancarai via telephone mengatakan, “ Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah kewajiban setiap umat beragama, karena keamanan dan keimanan merupakan dua unsur yang memiliki keterkaitan yang sangat erat“.

http://www.republiknews.id/2020/02/03/kabag-sumda-polres-lampung-barat-berikan-arahan-ke-61-personil-yang-mutasi/

Lebih lanjut Pria asli Ambon ini mengatakan, “ Dengan keimanan setiap umat maka akan tercipta keamanan yang kuat, begitu juga sebaliknya dengan keamanan yang terjamin maka akan memberikan rasa aman untuk beribadah sesuai dengan keimanan kita masing-masing “.

Sebelum mengakhiri pembicaraan via telephone Ronald menegaskan, “ Rasa Cinta Tanah Air harus dimiliki oleh setiap insan, meski saat ini Indonesia mempunyai berbagai senjata canggih, namun ada senjata yang lebih canggih
yakni Rasa Cinta Tanah Air itu sendiri “ Pungkas orang nomor satu di tubuh Armed 12 ini. (pra)


Autentifikasi
DANYONARMED 12/KOSTRAD, LETKOL ARM RONALD, F. SIWABESSY

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!