Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BERITA UTAMA

Geram Dengan Pernyataan Kadishub Jatim Atas Tenggelamnya Perahu Penyeberangan, Ketua AWDI Korwil Pantura Ambil Sikap

badge-check


					Geram Dengan Pernyataan Kadishub Jatim Atas Tenggelamnya Perahu Penyeberangan, Ketua AWDI Korwil Pantura Ambil Sikap Perbesar

Tuban, Republik News – Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Korwil Pantura, Anto Sutanto Meradang dengan pernyataan Kadishub Jatim melalui pemberitaan di beberapa media online terkait penyebab tenggelamnya perahu penyeberangan dari Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban menuju Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Kepada sejumlah awak media Anto Sutanto menjelaskan alasannya meradang atas pernyataan Kadishub Jatim.

Sebagai pejabat yang berwenang, mestinya Kadishub paham bahwa itu adalah sebuah musibah yang menelan korban, jangan asal buat pernyataan, mestinya prihatin dan berbela sungkawa, jangan malah menyalahkan warga,” ungkapnya. Jumat.05/11/2021.

Ditambahkan oleh Anto Sutanto, bilamana ada kebijakan atau aturan silahkan diterapkan.
“Kalau memang Dishub Jatim tidak pernah mengeluarkan izin trayek pada lintasan penyeberangan sungai antar daerah, Monggo diterapkan dengan tegas aturan itu, jangan disaat ada musibah seperti ini malah membuat statement yang menyakiti hati rakyat,” tegasnya lagi.

Masih Anto Sutanto, di Tuban data sementara yang dihimpun ada 46 titik penyebrangan dari tuban ke bojonegoro atau kebalikannya. Dan itu sudah berjalan sejak lama. Seharusnya dishub jatim kalau tahu dilakukan langkah- langkah pembinaan untuk safety nya gimana. Kok kesannya hanya berkutat pada izin dan penertiban.

“Bisa dilakukan pelatihan dan pembinaan para pengelola jasa penyebrangan dan sertifikasi operatornya terkait standart safety dan sop yang bener bagaimana,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono saat dikonfirmasi melalui saluran seluler tidak diangkat , di WhatsApp terbaca tetapi tidak ada balasan.Jumat.05/11/2021.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya pasca tenggelamnya perahu penyeberangan lintas kabupaten di atas sungai Bengawan Solo yang menggunakan perahu dari Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban menuju Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, datang dan memberikan semangat dan bela sungkawa antara lain, Bupati dan Wabup Tuban, Kapolres Tuban dan Bojonegoro , Kapolda Jatim dan Gubernur Jawa Timur.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya

14 Maret 2026 - 22:37 WIB

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!