BERITA UTAMA

GUBERNUR JAWA TIMUR HADIRI GELARAN PETIK LAUT PANCER BANYUWANGI 2019

Banyuwangi RepublikNews – Tradisi petik laut pancer kembali di gelar pada minggu 8 september 2019. Gelaran tahunan yang di pusatkan di pesisir pelabuhan ikan di dusun pancer , Desa sumberagung, kecamatan pesanggaran Banyuwangi, di hadiri dua orang pejabat publik, yaitu gubernur jawa timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Gubernur jawa timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kepala negara afganistan tanya resep kerukunan antar suku di indonesia kepada presiden jokowi, Banyuwangi yang punya kekayaan budaya punya rumus dan kiat jitu menyatukan perbedaan semuanya itu.

Yang bisa menyatukan adalah pancasila, namun Banyuwangi dengan keragaman adat budaya ya juga bisa menunjukkan nilai – nilai tersebut, salah satunya acara ritual adat, yang di hadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, rakyat dan pemerintah yang terlibat langsung sebagai pelaku budaya, nilai luhur ini yang harus dijaga dan di lestarikan, seiring kemajuan IPTEK , maka masyarakat harus bisa memanfaatkannya.

Baca Juga :  Pernyataan Sikap "FPII Korwil Lambar" Atas Ketua APDESI Sukabumi Yang Menyatakan Melawan LSM Dan Media

Contoh, aplikasi internet pendeteksi keberadaan ikan di laut, ini sangat bermanfaat bagi nelayan, bisa mengurangi beban dan resiko kerja serta bisa meningkatkan pendapatan,” terang Khofifah.

Pada acara petik laut kali ini , kedua tokoh publik yang di dampingi kepala desa sumberagung ,Vivin Agustin, di daulat melepas perahu sesaji dari bibir pantai, secara ritual, perahu yang berisi hasil – hasil pertanian itu kemudian di larung oleh masyarakat nelayan menuju samudra lepas dengsn menembus ganasnya ombak laut selatan.


Sementara itu, kepala Desa sumberagung, Vivin Agustin sazt di temui awak media Republik News mengatakan, bahwa petik laut di pantai pancer merupakan tradisi masyarakat nelayan yang telah mengakar sejak nenek moyang dulu hingga sekarang, ” katanya.

Baca Juga :  Tuban Tembus Diangka 1024 Orang Yang Terpapar Virus Corona. Sekdin Kesehatan : Masyarakat Masih Abai Prokes.

Lebih lanjut, Vivin, juga berharap agar acara petik laut ini menjadikan semangat para nelayan untuk lebih maju lagi tingkat kehidupannya, ekonominya, dan kesejahteraannya, terutama para nelayan yang ada di pesisir pancer, dan juga agar mereka semakin sadar akan pentingnya keberlangsungan biota laut untuk di jaga dan di rawat kelestariannya .

Jiks lautnya sehat dan kelestariannya terjaga, toh hasilnya akan kembali ke para nelayan atas melimpahnya hasil panenannya,” terang Vivin.

Masih Vivin, dia mengucapkan terma kasih atas kehadirannya kedua tokoh publik pada acara petik laut kali ini, saya sebagai Kepala Desa sumberagung yang membawahi dusun pancer berharap , agar akses jalan menuju ke tempat pendaratan ikan (TPI) di pancer tersebut sesegera mungkin dibenahi, agar dinamika ekonomi pelabuhan ikan di pancer itu semakin baik, ya akses jalan harus diperbaiki,” harap orang nomor satu di desa sumberagung Banyuwangi ini. ( Adi)

Baca Juga :  Dinkes Tuban Gelar Pertemuan Evaluasi Desa Siaga Aktif Sekaligus Penerimaan Hadiah Pemenang Lomba Vlog Pencegahan Covid-19 Tahun 2020.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!