Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

Gubernur Khofifah Resmi Lantik Whisnu Sakti Buana Jadi WaliKota Surabaya

badge-check


					Gubernur Khofifah Resmi Lantik Whisnu Sakti Buana Jadi WaliKota Surabaya Perbesar

Surabaya, RepublikNews – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menjadi Wali Kota Surabaya untuk Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021 di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Kamis (11/2) siang.

Pelantikan ini mengacu pada ditetapkannya Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-210 Tahun 2021 tanggal 8 Februari 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Wali Kota dan Pengesahan Pemberhentian Wakil WaliKota Surabaya.

Jika sebelumnya Whisnu Sakti Buana ditunjuk sebagai Plt Wali Kota Surabaya berdasarkan Surat Perintah Tugas Gubernur Jatim No. 131/1143/011.2/2020 tanggal 23 Desember 2020, maka per tanggal 11 Februari sampai dengan 17 Februari 2021, Whisnu tercatat resmi menjabat Wali Kota Surabaya menggantikan Tri Rismaharini yang sebelumnya telah ditunjuk sebagai Menteri Sosial RI oleh Presiden Joko Widodo.

Kepada Wali Kota Whisnu beserta istri, Ibu Dini Syafariah Endah, Gubernur Khofifah mengucapkan selamat bertugas atas jabatan yang baru. Orang nomor satu Jatim inipun menyampaikan harapan besar agar di sisa masa jabatan ini, Wali Kota bisa terus melaksanakan PPKM Mikro semaksimal mungkin, sehingga bisa berseiring dengan upaya pembangkitan ekonomi kawasan Surabaya.

“Jadi, tugas untuk melakukan PPKM Mikro secara komprehensif akan berseiring dengan berbagai ikhtiar dan kepercayaan investor, baik dalam dan luar negeri utamanya di Kota Surabaya,” pesan Gubernur Khofifah dalam sambutannya.

Pesan Gubernur tersebut juga sesuai dengan fakta bahwa dari total investasi PMA (Penanaman Modal Asing) yang masuk ke Jatim, terbesar adalah di Kota Surabaya.

“Kami atas nama Pemprov Jatim mengucapkan selamat, mudah-mudahan di sisa masa periode ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya dan seluruh kinerja Pemkot Surabaya akan bisa terus dijaga dan ditingkatkan,” ucap Khofifah.

Menindak lanjuti arahan Gubernur Jatim, Wali Kota Whisnu mengaku siap
menjalankan tugas seperti sebelum-sebelumnya. Secara khusus dirinya berharap agar Kota Surabaya bisa segera beralih dari zona orange menjadi zona kuning bahkan hijau.

“Kita tentunya ingin Surabaya ini bisa segera pulih dari pandemi ini baik secara ekonomi maupun kesehatannya,” ucapnya optimis.

Turut hadir dalam acara pelantikan, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak,
Sekretaris Daerah Prov. Jatim Heru Tjahjono, Sekretaris Daerah Kota Surabaya Ir. Hendro Gunawan, dan jajaran Ka OPD Pemprov Jatim serta Forkopimda Pemkot Surabaya terkait. (Icl)

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!