HAMDAN RAMAHURMUZI, S.T, PONDOKNONGKO MENUJU DESA WISATA

Banyuwangi, RepublikNews – Pemerintah Desa Pondoknongko akan terus berupaya memaksimalkan manfaat dana desa dengan berbagai cara. Mengembangkan wisata menggunakan dana desa juga memiliki banyak manfaat, karena selain menjadi sumber penghasilan juga bisa mengurangi pengangguran dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.
Pengembangan produk unggulan desa sebagai program pemerintah yang harus dijalankan di setiap desa semakin gencar, selain pertanian dan UMKM Destinasi wisata merupakan salah satu sektor kekuatan untuk perekonomian desa.
Salah satu Desa yang sedang gencar akan mengolah Destinasi wisata desanya adalah Desa pondoknongko di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Dengan melalui Bumdesnya Desa pondoknongko mulai merancang program pengembangan desa wisata , salah satunya yang ditawarkan sebagai Destinasi di Desa ini adalah pantai kedung Derus.
Hamdan Ramahurmuzi, S.T, kepala Desa yang baru terpilih saat di interview awak media REPUBLIK NEWS di ruangannya selasa (17/12/2019) kemarin mengatakan,” bahwasannya di Desa Pondoknongko ini sebenarnya memiliki Destinasi wisata, yaitu pantai kedung Derus, akan tetapi masyarakat luas belum banyak yang tahu, untuk itulah nantinya akan kami buat sebagai obyek wisata yang indah agar para wisatawan baik Domestik maupun mancanegara bisa menikmati keindahan panoramanya,” tutur Hamdan.
Lebih lanjut, ia berharap sekali, dengan dibukanya obyek wisata pantai kedung Derus di Desa Pondoknongko ini akan mendorong laju perekonomian masyarakat khususnya warga Desa Pondoknongko sendiri, karena dengan adanya tujuan wisata di desa ini akan mampu mempromosikan semua sektor sektor yang ada di sini, baik itu pertanian, kerajinan dan budaya, dan itu kami yakini sebagai potensi yang akan memberikan lapangan kerja baru untuk masyarakat sekitar. Dengan adanya pengelolaan yang baik tentunya dipastikan geliat roda perekonomian desa akan kuat,” ungkapnya.
Dan saya akan terus berbenah, masih Hamdan, sesuai 5 hal visi dan misi kami, yang pertama , pelayanan merata, kedua, pembangunan partisipatif , ke tiga ekonomi kreatif, ke empat, pengeloaan lingkungan dan yang ke lima pendampingan pemuda , akan tetapi tiga hal yang menjadi prioritas kami yaitu, masalah pariwisata, penanganan kemiskinan dan pengelolaan sampah,” imbuhnya. (Adi/ ilham)