HE Astrid S Suntani “Deputi World Peace Committee Indonesia Gandeng Polri” Terapkan Manajemen Etika Timur

Semarang, RepublikNews – The World Peace Committee untuk wilayah Indonesia menggandeng Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri untuk menerapkan “Manajemen Etika Timur” untuk melayani masyarakat Indonesia. Surat kerjasama sudah dikirim kepada Asisten SDM Kapolri.
“Manajemen Etika Timur sangat relevan dengan SDM Polri yang memiliki motto : Melayani Setulus Hati,” jelas Deputi Presiden the World Peace Committee untuk Indonesia di Semarang. (28/12/2020).
The World Peace Committee selama ini banyak kerjasama mendukung Institusi Polri. Pada tahun 2004 ketika tiap hari Polri didemo oleh mahasiswa dan kelompok agama tertentu, the World Peace Committee yang membela Polri.
Ketika sekarang dianggap represif kepada kelompok masyarakat tertentu, the World Peace Committee mengajak Polri melayani masyarakat dengan basis “Manajemen Etika Timur”.
“Kami minta pada 1 Januari 2021, Kapolri Bapak Jenderal Idam Aziz mencanangkan Program Hebat Pelayanan Polri Berbasis Etika Timur,” tegas Madam Astrid S Suntani.
Sembilan Dasar “Manajemen Etika Timur untuk Polri” meliputi : Melayani Setulus Hati, Melayani dengan Hati, Melayani Sepenuh Hati, Melayani sebagai Famili, Melayani karena Simpati, Melayani tanpa Pretensi, Melayani untuk Negeri, Melayani kewajiban Polri dan Melayani dengan Persuasi.
Perlu diketahui, The World Peace Committee pada 11 Juni 2015 menyumbang “Kendi Emas Pancasila” ke Mabes Polri sebagai penjabaran sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kendi Emas Pancasila sumbangan the World Peace Committee disimpan di Museum Polri. @red
