Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

Istighosah dan Pemantapan Kader Bekisar dari Kordes, Korcam Dan Baret

badge-check


					Istighosah dan Pemantapan Kader Bekisar dari Kordes, Korcam Dan Baret Perbesar

Mojokerto, RepublikNews – Kasus KKN yang masih ada di pemerintah Kabupaten Mojokerto akan segera di tuntaskan dan dibumi hanguskan seperti jual beli jabatan, nepotisme akan segera hilang di Pemerintah Kabupaten Mojokerto, itu kalau Ikfina dan Barra terpilih sebagai wabup dan Cawabup.

Hal ini disampaikan Oleh Pengasuh Pondok Amanatul Ummah Prof KH Asep Saifudin Chalim,M M.Ag saat memberikan sambutan pada acara istighosah sekaligus Pemantapan Kader Bekisar dari kordes, korcam, baret (barisan RT).

Paslon IKBAR semata mata ingin memberikan pengabdian ke masyarakat,akan menjadikan Kabupaten Mojokerto menjadi percontohan daerah daerah lainya selangkah lebih maju dengan Moto Mojokerto Bangkit. “Kabupaten Mojokerto harus bisa maju dalam soal pendidikan,” kata kyai Asep.

Dia mencontohkan pendidikan di Pondok Pesantren Amnatul Ummah pada tahun 2017, menjadi sekolah terfavirit, pada tahun 2018 menjadi lembaga pendidikan dengan tutorial (guru guru) metode pengajarannya terbaik, tahun 2019 menjadi Ponpes modern inspiratif itupun dengan kompetitor Ponpes Gontor, Ponpes Darunnajah dan Al Amin,tahun 2020 mendapatkan prestasi yang membanggakan sekaligus teristimewa.

“Kami Amanatul Ummah sudah punya acuan tinggal kumpulkan sekolah sekolah dan memberi pengarahan pada gurunya,” papar kyai Asep.

Masih dengan yai Asep, sekolah yang maju adalah guru yang baik, sistemnya komperitif, gurunya kompeten tinggi, komitmen tinggi untuk mewujudkan keberhasilan pembelajaran.

Lulusan Amanatul Ummah banyak yang melanjutkan universitas dalam negeri seperti ITB, Andalas , UI, Unibra bahkan luar negeri ada yang ke Mesir, Maroko, Libanon, Turki Jepang, Jerman dan RRC.

Selanjutnya awak media bertanya kesejahteraan para pencari berita yang selama ini dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto seperi dikucilkan. Salah seorang media menanyakan kepada kyai Asep seandainya Gus Barra terpilih menjadi wakil bupati,”kyai Asep mengatakan akan di perjuangkan nasip wartawan dan wartawati pokoknya semuanya termasuk para awak media,” pungkasnya. (hen)

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!