Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Kadishub Kota Pangkalpinang Akui “Proyek Tiang Pancang PJU” Pakai Tiang Lama

badge-check


					Kadishub Kota Pangkalpinang Akui “Proyek Tiang Pancang PJU” Pakai Tiang Lama Perbesar

Pangkalpinang, RepublikNews – Proyek pengerjaan PJU Kota Pangkalpinang dengan pagu anggaran Rp 4.6 Miliar berasal dari APBD Kota Pangkalpinang Tahun 2019, diketahui dikerjakan oleh PT.Multi Technik Mandiri Perkasa dengan nomor kontrak (01/SPK.PPKT.Dishub/PPPJU/x/2019), Selasa (17/03/2020).

Lebih dari itu, dalam wawancara dengan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang, Ubaidi di ruangannya pada Selasa pagi ini. Pihak Kadishub membantah terkait informasi pihaknya ditelepon oleh Kementerian perihal proyek PJU.

“Tidak ada kok pemeriksaan dari Kementerian. Untuk masalah proyek ini kami sudah koodinasi dengan pusat (Jakarta —red). Jadi sekali lagi tidak ada telefon dari pusat atau pemeriksaan,” kata Kadishub di kantornya.

Ket. Foto: Ubaidi, Kadishub Kota Pangkalpinang

Kata Kadishub, soal tiang pancang PJU yang banyak pihak menilai tiangnya bermasalah, dan menggunakan tiang lama. Pihak Kadishub tidak menampik, tapi sekaligus menjelaskan bahwa tiang dalam kondisi baik.

“Tidak ada masalah, mungkin yang dimaksud adalah soal tiang pancang PJU itu sendiri. Memang dari 64 tiang lampu itu banyak yang berasal dari tiang lama, tapi kan masih berfungsi dengan baik,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihak Kadishub juga menyatakan pihaknya dalam setiap pengerjaan proyek selalu berusaha agar sesuai dengan spek pekerjaan yang ada, namun kenyataan dilapangan mengunakan tiang bekas, dengan alasan sebagian dana proyek di alokasikan buat pemeliharaan dan perawatan.

Padahal kita ketahui bersama bahwa dalam pengerjaan suatu proyek APBD maupun APBN, pagu dana pekerjaan terpisah dari Dana Pemeliharaan dan Perawatan, sehingga sangat kuat dugaan adanya penyimpangan anggaran proyek Tiang Panjang (PJU) di Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang.

http://www.republiknews.id/2020/03/17/sebulan-polresta-sidoarjo-amankan-76-tersangka-dari-64-kasus-penyalahgunaan-narkoba/

 

Dalam wawancara, Kadishub Kota Pangkalpinang Ubaidi selalu menekankan masalah pemeliharaan dan perawatan, saat ditanya menyangkut adanya beberapa tiang listrik yang kabelnya berauran kemana- mana, dijawab dengan santai saja oleh Kadishub bahwa masalah itu nanti akan diusahakan untuk dilakukan perbaikan.

“Kita usahakan seperti itu, kalau nantinya ada permasalahan, bisa diperbaiki,” pungkasnya.

Kesimpulan dari hasil wawancara diduga Kadishub seakan menutup- nutupi kenyataan menyangkut Proyek Tiang Pancang PJU di Kota pangkalpinang. Padahal dalam penelusuran tim, setidaknya ada 4 tiang yang rentan dan bermasalah seperti di depan Polres Pangkalpinang, depan RSUD, depan BB Bakery dan tonjolan kabel di median depan Polres. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!