Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Ketua P3A Kecewa Lantaran Kewenangan Sebagai Ketua Diambil Alih

badge-check


					Ketua P3A Kecewa Lantaran Kewenangan Sebagai Ketua Diambil Alih Perbesar

Lampung Barat,Republiknews.id– Ketua kelompok P3A Pekon Negri Ratu Kecamatan Batubrak Kabupaten Lampung Barat merasa kecewa dengan Herpin Adya Peratin Pekon Negri Ratu .

Pasalnya, pengerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) yang merupakan program Padat Karya tunai dari Badan Wilayah Sungai Mesuji Way Sekampung Di bawah Naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) dengan dana APBN sebesar RP. 195.000.000, ( Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah), setelah adanya pencairan yang masuk ke rekening kelompok P3A namun uang tersebut dan pelaksanaan Kegiatan di ambil alih oleh peratin.

Menjelaskan Kepada awak Media Rijlan Ependi ketua P3A Pekon Negri dirinya pun bingung kenapa Bantuan Program P3A – TGAI baru akan berjalan di kelompoknya sekretaris dan bendahara ingin mengundurkan diri sebagai kepengurusan, tak lama dari itu peratin menyarankan agar dirinya pun untuk mnegundurkan diri dari ketua P3A.

“Bahkan saya menanyakan, atas dasar apa ! Saya di sarankan untuk mnegundurkan diri dari Ketua P3A tapi tidak ada jawaban dari Herpin,” ungkap Rijlan ependi kepada awak media Rabu 14/12/2022 di kediamannya.

Menurut Rijlan Ependi dari mulai proses tahapan bimbingan dan sampai Pengambilan Dana Anggaran Tahap pertama sebesar Rp 136.000.000 ( Seratus Tiga Puluh Enam Juta Rupiah ) dirinya pun merasa kesal .

“Dari awal saya mengikuti programnya setelah pencairan dana Bantuan masuk ke rekening kelompok saya hanya membelanjakan bahan matrial sejumlah Rp 140.000.000 ( Seratus Empat Puluh Ribu Rupiah) dari itu saya tidak tahu lagi,” cetusnya.

” mulai dari saat itu saya tak pernah di anggap dan di fungsikan lagi sebagai Ketua P3A Pekon Negri Ratu yang seharusnya saya tahu berapa upah kepala tukang dan anak buahnya itu, ini malah sama sekali saya tidak tahu Tahap ke II diambil sama Bendahara Kelompok, yang masih saudara dari istri dari peratin.” Tegasnya

“, mulai tukang sampai pembelanjaan material di kelola sama oleh Peratin semua, jadi saya tidak tahu menahu kelanjutan pekerjaannya hanya di suruh Tanda Tangan saja dalam pencairan uang yang ada di rekening kelompok saja.” Tutupnya

Terkait informasi tersebut awak media langsung mengunjungi kediaman peratin Negri Ratu namun beliau sedang ke luar kota.

(Nur)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!