KIP Pembangunan Gedung SD Negeri Pajar Agung “Di Soal”. Disdikbud Lampung Barat Kirim Papan Informasi

Lambar, RepublikNews – Sebelumnya, media ini telah menayangkan sebuah pemberitaan berjudul, ”Abaikan UU KIP, Proyek Pembangunan Gedung SD Negeri Pajar Lambar Dipertanyakan,” berbuah tanggapan dari Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melaui Kelapa Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Kabupaten Lampung Barat.
Seno Susanto selaku Kabid (Dikdas) Disdikbud Lampung Barat ketika di konfirmasi oleh tim jaringan media ini mengenai kurangnya keterbukaan informasi publik (KIP) di lokasi pekerjaan langsung mengirimkan sebuah papan informasi melalui WhatsApp pribadinya berapa jumlah anggaran untuk rehabilitasi peningkatan Gedung SD Negeri Pajar Agung.
SD Negeri Pajar Agung menerima perbaikan Gedung sekolah atau pekerjaan Rehabilitasi Sedang/Berat beserta perabotannya. di kelola oleh CV. DIAN PERMATA SARI dengan Nilai Kontrak Rp. 375.374.000., (Tiga Ratus Tujuh Puluh Lima Juta, Tiga Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Rupiah) waktu pekerjaan selama 150 hari kalender.
Pada pelaksanaan Proyek Rehabilitasi Peningkatan pembangunan Gedung SD Negeri Pajar Agung, di Pekon (Desa) Pajar Agung, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat akhirnya publik mengetahui siapa pemenang tender sebagai pelaksana kegiatan tersebut.
Namun yang sangat disayangkan, meski telah terpasang papan informasi kegiatan, keterlibatan masyarakat dalam hal ini Komite sekolahnya diduga tidak dilibatkan atau ikut andil dalam memperbaiki kualitas pembangunan di sekolah tersebut.
Karyono Komite SD Negeri Pajar Agung ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwasanya dirinya tidak tau menahu soal pembangunan Rehabilitasi Peningkatan gedung sekolah.
” Tidak pernah di libatkan, di ajak Bicara pun tidak soal pembangunan,” tegas komite sekolah Rabu, 26 Oktober 2022.
Parahnya lagi, beberapa aset seperti Atap sekolah, Balokan, papan dan lainnya, seusai di bongkar malah di bawa oleh oknum pelaksana kegiatan. padahal masyarakat juga ingin menggunakan bekas bongkoran di sekolah itu.
” Tanpa diketahui oleh masyarakat ataupun komite sekolah dengan adanya berita ini dimohon kepada Dinas terkait agar bisa turun langsung mengecek agar pelaksanaan rehabilitas ataupun peningkatan sarana prasarana belajar tersebut berjalan maksimal karena peningkatan sarana pendidikan Salah satu dari 7 pitu program prioritas Bupati H. Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin (PM) agar menuju Kabupaten Lampung Barat yang lebih hebat,” tambah warga setempat. (Nur)