Kisah Seorang Lansia Yang Mengadu Nasib Mendapat Bantuan Dari Dinsos Aceh Timur

Aceh Timur, RepublikNews – Seorang nenek berumur 95 tahun mengadu nasib ke Dinas Sosial. Nenek ini bernama Salamah Raden, nenek ini seorang lansia yang sudah berumur 95 tahun tinggal di Dsn HTM Yusuf Desa Tanoh Ano Aceh Timur. Karena faktor usia, Nenek Salamah tidak mampu lagi untuk berdiri tegak serta berjalan, begitu juga dengan penglihatan sudah rabun dan pendengaran sudah tidak bisa mendengar lagi. Nenek Salamah yang tidak kuat berjalan dibopong oleh Ibu Zuraida menantunya menuju Dinas Sosial pada hari Rabu,15/04/2020 sekitar pukul 10:00 WIB untuk mengadu nasib.
Kedatangan nenek Salamah disambut langsung oleh Iskandar selaku Kabid Rehabilitasi Sosial dan langsung dipersilahkan masuk ke ruang kerjaNya. Kepada Iskandar, Ibu Zuraida menantunya tersebut menceritakan bahwa ibu mertuanya sudah lansia tidak menerima bantuan apa-apa dan berharap Bapak mau membantunya, pinta menantunya tersebut.
Ibu Zuraida melanjutkan ceritanya bahwa beliau agak kesulitan berkomunikasi dengan Ibu Mertuanya karena tidak bisa mendengar lagi, begitu juga dengan mata yang juga tidak bisa melihat lagi, bahkan untuk buang air kecil dan juga buang air besar nenek Salamah dipakaikan pempes oleh menantunya tersebut.
Namun begitu Ibu Zuraida tidak kenal lelah dalam merawat Ibu mertuanya yang sudah tua, dengan segala kerendahan hati Ibu Zuraida memohon supaya pihak Dinas Sosial mau membantu Ibu Mertua tercintanya tersebut yang sudah lansia supaya mendapatkan bantuan bagi lansia dari Pemda agar sedikit bisa meringankan beban hidup Nenek Salamah Raden ini,ungkapnya.
Iskandar mewakili Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, menyambut baik kedatangan nenek Salamah ke kantor kepada media ini Iskandar menyebutkan, kita akan upayakan bantuan-bantuan bagi Nenek Salamah, data sudah kita ambil dan sudah kita masukkan ke dalam daftar penerimaan bantuan LU 2020.
Kemudian untuk memudahkan dalam pendengaran sudah kita serahkan satu unit alat bantu dengar dan juga sedikit bingkisan sembako sebagai bantuan bersifat sementara kepada Nenek Salamah untuk memenuhi kebutuhan hidupNya sehari-hari.
Selain dari pada itu kita juga akan memberikan pempes yang akan di antarkan langsung kerumahNya oleh TKSK Idi Rayeuk Bapak Rahmad hidayat. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat.
Iskandar memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Lansia Aceh Timur khususnya Nenek Salamah yang mungkin atas segala keterbatasan kami dalam pelayanan, baik itu dalam pendataan, pemberdayaan serta pelayanan dalam penyaluran bantuan yang kurang maksimal. Namun demikian kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khusunya lansia. tutup Iskandar. (Iw)