Menu

Mode Gelap
MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang Negara Turun Tangan, Satgas Saber Kawal Harga Pangan Jelang Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri 2026 OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

BERITA UTAMA

Koalisi Lembaga Rehabilitasi Aceh Sayangkan Pernyataan BNN

badge-check


					Koalisi Lembaga Rehabilitasi Aceh Sayangkan Pernyataan BNN Perbesar

Banda Aceh,RepublikNews – Terkait dengan pernyataan BNN yang mengatakan bahwa di Aceh tidak memiliki panti rehabilitasi, koalisi lembaga rehabilitasi Aceh sangat menyayangkan pernyataan tersebut, oleh karena itu koalisi Rehabilitasi Aceh meminta agar BNN segera mengklarifikasi pernyataan tersebut

Juru bicara Koalisi Rehabilitasi Aceh Firdaus mengatakan seluruh lembaga rehabilitasi di Aceh, akan melakukan evaluasi kerja dan kemitraan dengan BNN Terkait pernyataan tersebut, ini pembohongan publik disaat rakyat membutuhkan rehabilitasi malah BNN terkesan menutupi keberadaan lembaga rehabilitasi di Aceh.

Kita tidak bisa menerima pernyataan tersebut, dan membuat kami pekerja rehabilitasi sangat tersinggung dengan apa yang telah disampaikan oleh BNN. Padahal saat ini ada beberapa lembaga yang sudah di tunjuk oleh pemerintah baik itu Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan Non IPWL di antaranya di bawah kemensos ada Pintu Hijrah, Kayyis Ahsana, Tabina, Yakita dan Yayasan Bahari di Aceh Tenggara, Di bawah kemenkes ada Rumoh Harapan Aceh didepan RSJ, dan rehabilitasi non IPWL diantaranya : Surya, Gema, PPAN di Bireuen. Kesemua lembaga tersebut selama ini telah menjadi Mitra kerjasama BNN dalam penanganan pecandu Narkotika di Aceh, jadi sangat disayangkan BNN menutupi informasi ini ke publik hanya dengan alasan berharap pemerintah membangun Pusat rehabilitasi di Aceh.

Pada dasarnya kita sepakat dan setuju malah siap membantu jika ada gagasan-gagasan membangun panti rehabilitasi lainnya di Aceh, karena kita sadar bahwa Aceh saat ini sangat membutuhkan penanganan serius Terkait rehabilitasi, semakin banyak semakin bagus tapi bukan mengebiri Mitra yang selama ini mendukung mereka, ucap firdaus.

Terakhir daus menyampaikan agar BNN bersikap bijak dan arif dalam menangani narkotika di Aceh, jangan merasa super power sendiri, sehingga rekan lembaga rehabilitasi di Aceh dianggap tidak bekerja. Kami serius akan melakukan evaluasi, bisa saja semua lembaga rehabilitasi diAceh akan memutuskan hubungan kerjasama dan kemitraan dengan BNN, itu tergantung hasil rapat koalisi yang dihadiri oleh rekan-rekan rehabilitasi nantinya. (Riri)

Baca Lainnya

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Negara Turun Tangan, Satgas Saber Kawal Harga Pangan Jelang Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri 2026

5 Februari 2026 - 15:42 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!