Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

Konsultasi Publik Proyek KPBU, Mewujudkan Kemajuan Infrastruktur Kabupaten Madiun

badge-check


					Konsultasi Publik Proyek KPBU, Mewujudkan Kemajuan Infrastruktur Kabupaten Madiun Perbesar

Madiun,RepublikNews – KPBU merupakan Kerjasama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha dalam penyediaan layanan infrastruktur untuk kepentingan umum berdasarkan perjanjian kedua belah pihak dengan memperhatikan prinsip pembagian risiko. Dalam rangka mempercepat pembangun Infrastruktur berbagai sektor di daerah , Pemkab Madiun mengambil langkah yang tepat mengambil skema KPBU,

Bertempat di Aula RM Icha Orient Tarsan, Rabu (21/12/2022), dalam acara Konsultasi Publik: Proyek KPBU Persampahan/ Pengelolaan Limbah dan Proyek KPBU Preservasi/ Pemeliharaan Jalan Pemerintah Kabupaten Madiun, kegitan ini di hadiri Suryo WP, Bidang Pengembangan Pendanaan dan Pengembangan Bappenas, Asisten Perekonomian Pemkab Madiun, Suyadi,dinas lingkungan hidup (DLH), pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) media massa dan undangan lainnya.

Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur berupaya mewujudkan kemajuan infrastruktur di semua wilayah Kabupaten Madiun, demi kesejahteraan dan perekonomian Masyarakat Madiun khususnya.

Infrastruktur merupakan pondasi dasar dalam pertumbuhan ekonomi. Penyediaan infrastruktur demi memenuhi kebutuhan publik memiliki banyak tantangan, utamanya adalah keterbatasan anggaran pembangunan yang dapat dirinci diantaranya menjadi biaya persiapan, biaya pembangunan, pemeliharaan, dan mekanisme operasionalnya.

Penyediaan infrastruktur dan layanannya demi kepentingan umum menggunakan mekanisme Public Private Partnership ( PPP ) (kemitraan pemerintah – swasta) itu, dipandang penting dalam kondisi saat ini agar tidak terlampau membebani APBD.

Drs. Sri Bagus Guritno, Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan/ Bappenas, yang mengikuti acara secara zoom dari Jakarta mengapresiasi kinerja pemerintah Madiun.

Disampaikan Sri Bagus Guritno lewat via zoom, Kabupaten Madiun masuk dalam kategori berhasil dibandingkan di wilayah kabupaten lainnya, menyangkut penerapan pembangunan berskema KPBU.

Sementara itu pada kesempatan ini Bupati madiun H.Ahmad Dhawami menjelaskan Dengan suksesnya KPBU Penerangan Jalan , pada saat ini bergeser ke Proyek KPBU Persampahan/Pengolahan Limbah dan Proyek KPBU Prservasi/Pemeliharan Jalan Perintah Kabupaten Madiun, kami juga sering kali menyampaikan kita punya ruas jalan yang cukup luas , peran dan kesadaran masyarakat saat ini sangatlah penting bagaimana cara mereka memiliki serta menjaga bagaimana jalan itu bertahan dengan waktu yang cukup lama.

Bupati madiun H.Ahmad Dhawami.S.Sos juga menegaskan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi opsi paling tepat, untuk menggerakkan pembangunan berbagai leading sektor di daerah.

Dalam hal ini pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah dalam pembangunan di semua leading Sektor infrastruktur sangat di perlukan dan pentingnya perhatian serta sikap masyarakat juga menjadi kunci percepatan pembangunan di daerah.

“Pihaknya juga mengungkapkan dengan skema KPBU Kabupaten Madiun sebelumnya juga juga telah sukses merealisasikan Sebanyak 7,400 Titik penerangan jalan dengan tujuan untuk keselamatan masyarakat dan menurunkan indeks kejahatan di jalan ”

Terkait persolan sampah dan limbah pihaknya akan mengelola sampah dengan satu sistem terpadu dengan semua pihak yang terkait,

“Jadi, bagaimana sampah yang biasa itu. Kemudian limbah cair dan juga limbah medical. Semua kita pikirkan pengelolaannya,” jelas Ahmad Dawami.

Urusan sampah, pinta Ahmad Dawami, jangan digambarkan cuma menjadi bagian dari urusan pihak di hilir, Melainkan masyarakat yang ada di hulu juga harus menyadari dan menyikapi bahaya tumpukan sampah yang bukan pada tempatnya.

Disamping itu Bupati H.ahmad Dhawami berharap semoga di sisa kepemimpinan saya KPBU ini akan terus berjalan dengan lancar dan berjalan dengan baik. (Makni)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!