Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Korban Pembunuhan Kebonsari Lumajang Dikenal Sebagai Sosok Pintar Mengaji dan Ringan Tangan

badge-check


					Korban Pembunuhan Kebonsari Lumajang Dikenal Sebagai Sosok Pintar Mengaji dan Ringan Tangan Perbesar

Lumajang, RepublikNews – Peristiwa pembunuhan yang menimpa Sumarno (61) warga Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, menyisakan pilu.

Maklum, pria yang dirumorkan sebagai dukun dan menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal hingga membuat nyawanya melayang di lantai rumahnya dengan luka bacok parah pada leher sebelah kiri pada Selasa (23/2) kemarin, dikenal sebagai sosok yang pintar mengaji dan ringan tangan.

Menurut keterangan warga, kejadian pembunuhan itu berlangsung setelah adzan Duhur. Pasca mendengar adzar duhur, warga mendengar jeritan dari istri korban.

Sementara pelaku, pasca melakukan aksinya, lari lewat pintu belakang. Pelaku sendiri, susah dikenali karena memakai helm untuk menutupi bagian kepalanya.

“Kejadiannya tepat habis adzan Duhur, mas. Kita awalnya mendengar jeritan istrinya. Yang melihat kejadian itu, istri dan anak perempuannya yang masih kecil,” ungkap warga sekitar yang enggan namanya ditulis.

Dari penelusuran www.RepulbikNews.id, korban memiliki 5 anak dari 2 istri. Pertama, nikah dengan orang Jombang dan dikarunia 4 orang anak. Lalu pisah dan dengan istri yang sekarang, dikarunia 1 orang anak.

Sumarno sendiri, menurut keterangan warga, dikenal sebagai sosok yang pintar mengaji dan baik hati. “Anaknya 5, tapi yang 2 meninggal dunia. 1 anak dirawat saudaranya. Kalau orangnya, terbilang baik. Dia juga pintar mengaji. Kalau pas punya rejeki, ada mlijo, kita belanja dibayari semua sama Pak Marno (korban, red),” kata Warga.

Kanit Reskrim Polsek Sumbersuko, Aiptu Dodot T.S. SH, ketika dikonfirmasi wwwRepublikNews.id pada Rabu (24/2/2021) tadi, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian pembunuhan tersebut siang hari dari perangkat Desa Kebonsari.

“Kita menerima laporan dari perangkat desa sekitar pukul 12:30. Kemudian kita langsung bergerak ke TKP dan memang benar di TKP ada kejadian tersebut. Waktu kita datang, korban sudah meninggal dunia. Kita berkoordinasi dengan unit identifikasi Polres Lumajang, dan selanjutnya dari unit identifikasi melakukan olah TKP,” terangnya.

Kaursubbag Humas Polres Lumajang, Ipda Andreas Shinta, ketika dihubungi melalui sambungan telepon menegaskan, jika saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan Sumarno.
“Kita masih melakukan penyelidikan. Semoga saja, pelakunya segera terungkap,” ujarnya.

Reporter : Atman, Kabiro Lumajang

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!