Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Kurangnya Pengawasan Dinas PU Bina Marga Banyuwangi, Pengerjaan Proyek Jembatan Berantakan

badge-check


					Kurangnya Pengawasan Dinas PU Bina Marga Banyuwangi, Pengerjaan Proyek Jembatan Berantakan Perbesar

Banyuwangi RepublikNews – Proyek pembangunan jembatan penghubung batas desa yang masih ada masa perawatan ternyata hanya di biarkan begitu saja, di duga tidak ada pengawasan dari dinas terkait. Lebih parah lagi pihak dinas baru turun cek lapangan setelah di konfirmasi oleh awak media.

Di beritakan sebelumnya di kabarkan Proyek Rehabilitasi Pembangunan jembatan penghubung batas Desa Temurejo dan Desa Seneporejo dengan menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) diduga tidak sesuai dengan spek dan terbengkalai.

Proyek dari dinas pekerjaan umum dan tata ruang Banyuwangi dengan anggaran sebesar RP 180.595.000 dalam bentuk rehabilitasi jembatan penghubung batas desa temurejo dan desa seneporejo ambrol dan tidak berfungsi mengingat anggaran tersebut juga dibantu swadaya masyarakat sekitar.

Dalam keterangannya Kadis PU Cipta Marga dan Tata Ruang Mujiono jum’at 26 april 2019 saat di konfirmasi melalui pesen WhatApp mengatakan,” proyek tersebut masih dalam masa perawatan bertahap, rencana dilanjut thn 2019 dan masih masa pemeliharaan, jika ada yang retak akan diperbaiki. Namun saat di temui di kantornya selasa 30-04-2019, pihak Dinas tidak ada yang menjawab.

http://www.republiknews.id/2019/04/29/proyek-jembatan-penghubung-ambrol-dinas-pupr-banyuwangi-tutup-mata/

Sementara itu dari pihak kontraktor saat di konfirmasi mengelak dan memberikan alasan bahwa penyebab rusaknya jembatan penghubung tersebut itu di sebabkan karena adanya pohon tumbang.

” jembatan itu rusak karena adanya pohon tumbang dan sudah di periksa oleh dinas yang bersangkutan,” jawabnya seakan tidak ada kesalahan dalam proyek yang ambrol dan mempersilahkan wartawan untuk menulis.

Pernyataan pihak rekanan/kontraktor di bantah oleh salah satu warga sekitar yang enggan disebut namanya, menurutnya jembatan itu sudah retak sebelum pohon tumbang.

“seberapa besarnya pohon yang tumbang itu mas, masa sampai retak dan hancur kayak gitu, dan lagi apa ya harus di biarkan seperti itu, kan gak ada fungsinya jembatan tersebut.” ungkap warga dengan nada kesal.

Ada kejanggalan yang nampak saat kontraktor mengirimkan foto pohon tumbang yang menyebabkan jembatan tersebut ambrol padahal pihak dinas terkait baru cek lapangan saat di konfirmasi oleh awak media. (narto/ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!