PROFIL

Mengatasi Masalah Kebiasaan Menjadi Jenius Dalam 7CK

Ngawi, RepublikNews – Masalah dan kenakalan anak anak yang terjadi ini membuat orang tua bagaimana bisa mengarahkan agar anak anak kita tidak terjerumus dalam kenalan yang terjadi dilingkungan kita,orang tua kita bahkan keluarga.

Dari YAYASAN ROUDLOTUL ‘ULUM menyelenggarakan pelatihan “7 Cahaya Kecerdasan” yang dilaksanakan pada tanggal 8-9 Februari 2020 didusun Jetak Simo Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi.

Acara ini digelar agar menjadi anak Generasi Bangsa Indonesia yang lebih cerdas dan mulia.dalam acara ini dipandu oleh Trainer/Founder dari jakarta yang saat ini sebagai ketua pendiri program Rumah Pintar Cakra Cendikia di jakarta dialah Eko Agung Prasetyo S.pd CHt, dan dibantu oleh Ahmad Hendra wijaya,Abah Magfur dan Mas Feri.

Baca Juga :  PELATIHAN WEBSITE DAN MARKETPLACE UNTUK MENUNJANG EKONOMI KREATIF

http://www.republiknews.id/2020/03/02/warga-jamborhat-banda-alam-meminta-pihak-terkait-periksa-dana-rumah-rehab/

“Cerdas bisa dibentuk tapi aklak generasi bangsa sudah rusak tinggal kehancuran maka dengan pelatihan ini bisa mencerdaskan Otak Kiri dan Otak Kanan,ungkap Eko Agung Prasetyo”.

Didasari muslim akan mudah untuk menuju kebaikan,karena alunan alunan musik islam termasuk Asmaul Husna.harapan besarnya para santri agar anak anak bisa lancar baca Qur’an,anak anak yang Soleh dan Solekah.

Semua pake proses bahwa “7Cahaya Kecerdasan” ini bukan menjual iklan tapi menjual pelayanan untuk bagaimana menciptakan anak anak berubah yang negatif menjadi positif,yang kurang baik aklaknya menjadi baik lagi,meningkatkan prestasinya semakin baik lagi di pendidikanya,” tambah Eko Agung Prasetyo.

Saifudin selaku ketua yayasan dan orang tua yang sudah mengikutkan anaknya dalam pelatihan dan sekarang udah alumni mengatakan diantara percaya dan tidak waktu pertama kali tapi setelah merasakan hasilnya saya merasa terkejut karena pelatihan ini tidak sebanding dengan materi yang dikeluarkan dalam waktu singkat anak saya berubah menjadi lebih baik dan lebih giat lagi,karena hal ini masuk akal bukan rekayasa ada mitosnya.anak anak juga dididik untuk menyanyangi orang tua,menghargai orang tua sehingga dapat merubah kebiasaan buruknya menjadi lebih baik.

Baca Juga :  Pembagian BLT DD Tahun 2021 Berjalan Lancar Sesuai Protokol Covid 19

http://www.republiknews.id/2020/03/01/mui-kabupaten-sidoarjo-resmi-menempati-gedung-baru/

 

Di acara ini juga menghadirkan Dr.Endang spesialis bedah dalam dari bogor yang intinya acara ini untuk mengativasi Otak Kiri dan Otak Kanan artinya setiap manusia memiliki potensi yang sangat besar untuk memiliki potensi yang sangat besar untuk memiliki kecerdasan yang super siapapun anaknya karena kita udah dikasih tuhan semuanya tidak ada yang kekurangan semua pintar tinggal kita gimana caranya dapat aktifasi salah satunya dengan dirangsang.
Secara ilmiah bisa dibuktikan dan ini tidak ada unsur gaib, unsur klenil dan tidak ada unsur anak anak menjadi negatif seperti naik sepeda dengan mata tertutup, baca Al-Quran dengan mata tertutup,terus bisa membedakan warna dengan mata tertutup bahkan bisa mewarnai dengan hasil yang bagus.

Baca Juga :  Pemdes Cepoko Kecamatan Ngrambe Gunakan Dana Desa Untuk Pavingisasi Akses Jalan Desa

Semua itu ada di “7 Cahaya Kecerdasan” untuk meningkatkan kecerdasan anak anak,memperbaiki aklak sehingga dengan aklak yang cerdas aklak yang mulia,anak soleh solekah menurut pada orang tua dan bisa menghafal secara cepat Al-Quran dapat bermanfaat bagi keluarga dan orang disekitarnya. (Bima)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!