PROFIL

MOBIL SIAGA DESA BOTOK KARAS, SIAP LAYANI MASYARAKAT 24 JAM

Magetan, RepublikNews – Guna memenuhi kebutuhan warga di bidang kesehatan maupun sosial, Pemdes Botok Kecamatan Karas Kabupaten Magetan Jawa Timur Alokasikan Dana Desa Tahun 2021 untuk “Mobil Siaga” sebesar Rp 197,938,500,00.

Yang patut mendapatkan apresiasi dalam mendukung pelayanan dan penguatan kesehatan bagi masyarakat.

Sudah barang tentu keberadaan mobil siaga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan terutama saat sedang sakit ketika akan di bawa ke pusat layanan kesehatan seperti pukesmas ataupun rumah sakit, sehingga warga masyarakat akan lebih optimal terlayani.

Sebagaimana halnya yang di terangkan Kepala Desa Botok Sungkono mengatakan, di mana ekonomi warga sangat mines, dari kepentingan dan keperluan warga yang sifatnya kerepotan untuk masalah armada.

Baca Juga :  Bersama Relawan Dan PWM, Ketua DPRD Magetan Ikut Hadiri Hari Bersih Sedunia

“Sebelumnya dari hasil musyawarah desa sudah di rencanakan Tahun 2020 dan di masukan di Angaran APBDes, berhubung masih dalam situasi pandemi terpending, dan di suruh pelaksanaan yang kaitannya dengan laporan pihak kecamatan,dan PMD di pending untuk Tahun 2020. Akhirnya Tahun 2021 masuk APBDes dan di realisasikan, ” Terangnya saat di temui awak Republik News di kantornya Jum’at (27/8/2021).

Masih kata Sungkono, “Alhamdullh, Dengan adanya mobil siaga ini, sangat bermanfaat, menunjang dan membantu sarana dan prasarana kepentingan warga termasuk kesehatan, termasuk untuk mengantar jemput orang melahirkan, orang sakit yang sifatnya mendadak, mobil siaga siap 24 jam untuk pelayanan warga masyarakat, khususnya Desa Botok sendiri”.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Tilik Desa Pemkab Tuban Bupati Ingatkan Inovasi Pelayanan Masyarakat.

Di jelaskan pula selama ini mobil siaga sudah beroperasi dalam mengantar orang melahirkan ke Rumah Sakit Iswahyudi, dan mengantar vaksin ke tempat desa lain.

“Masyarakat menyambut gembira, senang, diharapkan mobil siaga ini di pergunakan untuk pelayanan bagi masyarakat Desa Botok khususnya untuk pelayanan kesehatan warga, “Kata Kepala Desa Botok mengakhiri pembicaraan. (Iwn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!