Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

KESEHATAN

Mulyani Gadis Dusun Duren Pilangkenceng Madiun, Butuh Uluran Tangan…

badge-check


					Mulyani Gadis Dusun Duren Pilangkenceng Madiun, Butuh Uluran Tangan… Perbesar

Madiun,RepublikNews
Miris dan memilukan apa yang dialami Mulyani (22thn). Gadis asal Desa warga dusun Duren desa Duren kecamatan Pilangkenceng kabupaten Madiun ini lumpuh sejak usia 7bln.

Di rumahnya yang sangat sederhana terbuat dari bambu,berlantai tanah, dengan beralas terpal biru Mulyani hanya bisa terbaring tak berdaya bersama orang tuanya selama ini yang hanya mengandalkan hidup dari hasil buruh tani.

Divsinilah Mulyani tinggal bersama Kedua Orang Tuanya

Berawal dari info masyarakat terkait kondisi Mulyani,maka awak media Republiknews bergegas ke rumah bapak Suratman 54th orang tua Mulyani yang hanya sebagai buruh tani,warga dusun Duren desa Duren kecamatan Pilangkenceng kabupaten Madiun.

Menurut keterangan Suratman,apa yang dialami anaknya mulai usia 7bln hingga sekarang belum dapat disembuhkan,karena kondisi ekonomi yang terbatas tidak mampu membiayai anaknya berobat, berawal kondisi badan panas tinggi dan mengalami kejang-kejang,lalu dibawah ke mantri desa,atas saran mantri desa anak tersebut harus dirawat inap di rumah sakit,karena pada saat itu kondisi orang tua yang sangat terbatas maka orang tuanya hanya mampu merawat di rumah yang sangat sederhana.

Mulyani bersama Ibu kandungnya

Dari pengakuan Suratmat,kondisi dan kehidupan yang dialami Mulyani dalam kurun puluhan tahun ini,sama sekali belum merasakan sentuhan bantuan apapun baik dari dinas sosial maupun dinas kesehatan.

Bahkan yang lebih miris lagi perangkat desa maupun kades setempat seakan tutup mata dengan kondisi warganya yang sangat memprihatinkan tersebut.

Menurut keterangan Saminem 44thn,ibu kandung Mulyani, yang tiap hari merawat anaknya hanya bisa pasrah dan berdoa serta berharap agar anaknya bisa seperti anak yang lainnya. Keluarga berharap ada Uluran tangan para dermawan ataupun pihak pihak pemerintah yang peduli dengan kondisi anaknya Mulyani. (imam/tim)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!