Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PENDIDIKAN

Nongkrong Di Warkop , Sebanyak 25 Siswa terjaring Saat Operasi Kasih  Sayang.

badge-check


					Nongkrong Di Warkop , Sebanyak 25 Siswa terjaring Saat Operasi Kasih  Sayang. Perbesar

Tuban, RepublikNews.

Operasi kasih sayang yang digelar Satpol-PP gabungan dengan Dinas pendidikan Kabupaten Tuban dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur beserta TNI dan Polri, Rabu 13/11/2019, menemukan serta mengamankan puluhan pelajar yang sedang asyik nongkrong diwarung kopi saat jam belajar.

Pada awak media , Kasi Operasi dan Pengendalian Joko Herlambang mengatakan , saat operasi berlangsung para siswa sempat berhamburan. Bahkan, beberapa siswa ada yang bersembunyi di kamar mandi untuk mengamankan diri dan menghindari petugas. Namun, petugas tetap dapat menemukan para siswa dan membawanya ke kantor Satpol-PP.

“Tadi pas kami datang di salah satu warung kopi membuat para siswa berhamburan. Bahkan ada yang bersembunyi, pada Operasi kasih sayang ini kita berhasil mengamankan kurang lebih 25 pelajar, kami menghimbau bagi pihak sekolah agar lebih aktif dalam mengawasi anak-anak didiknya, terutama di jam-jam sekolah.” jelas Joko.

Setelah diamankan, para siswa dibawa ke kantor untuk diberikan pembinaan. Kemudian, guru yang bersangkutan dipanggil agar mendapat pembinaan lebih lanjut.

Bidang SMP Bagian Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Yatemo menerangkan, kegiatan Operasi Kasih Sayang ini sengaja dilakukan untuk memberi efek jera kepada para siswa yang bolos saat jam pelajaran berlangsung , untuk itu pihaknya akan memanggil pihak sekolah, baik dari kesiswaan maupun Bimbingan Konseling (BK) agar dilakukan pembinaan lanjutan.

“Yang punya siswa adalah kami, paling tidak dalam kegiatan ini bisa memberi efek jera kepada siswa kami dan dapat meminimalisir kenakalan pelajar, mereka yang terjaring akan kami kembalikan lagi kepada pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan lanjutan.” terang Yatemo.

Data dari ke 25 siswa yang terjaring Operasi Sayang terdiri dari 8 sekolah yaitu ,

dari SMKN 1 Tuban 1 orang pelajar, SMAN 4 Tuban ada 1 siswa, SMK TJP sebanyak 5 siswa, SMK YPM ada 1 siswa, SMK PGRI 1 Tuban  1 siswa, SMK PGRI 2 Tuban ada 1 siswa, dari SMK Pelayaran Muhammadiyah 2 siswa , dari SMK Pelayaran Kristen terdapat 1 siswa , dari SMPN 4 Tuban sebanyak 7 siswa, SMPN 3 Semanding  3 siswa, dan siswa MTsN 3 Tuban 1 siswa.(@nt).

Baca Lainnya

Pelaksanaan PKPA DPC PERADI SAI SIDOARJO RAYA Mencetak Advokat Profesional Dan Berintegritas

26 April 2025 - 20:07 WIB

Najwaa Alyaa Priyanti: Jembatan Pengetahuan Dari Mahasiswa untuk Mahasiswa di Dunia Digital

24 Oktober 2024 - 14:06 WIB

Proyek Lokavita Milik Siswa Sekolah BINUS Buka Akses Pendidikan Berkualitas dan Pemberdayaan Ekonomi di Bantar Gebang

18 Oktober 2024 - 11:45 WIB

Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry: Perempuan Boleh Kok Jadi Pemimpin

24 Juli 2024 - 20:39 WIB

Coach Priska Sahanaya Ungkap Rahasia Impactful Public Speaking yang Menginspirasi di SMA Bunda Hati Kudus

1 Juli 2024 - 21:17 WIB

Trending di IPTEK
error: Content is protected !!