
Tuban, RepublikNews
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Drs. Agus Wijaya, M.AP. menjelaskan bahwa kegiatan operasi pasar khusus atau pasar murah sebagai dampak penurunan ekonomi masyarakat akan di laksankaan dalam tiga tahap.
Tahap pertama di awal bulan april, tahap kedua menjelang atau awal bulan puasa, dan tahap ketiga menjelang lebaran nanti.
“Operasi pasar khusus ini akan dimulai di Kecamatan Tuban dan dilanjutkan di seluruh wilayah Kecamatan se-Kabupaten Tuban.” katanya.
Lebih lanjut Agus Wijaya menjelaskan bahwa Operasi Pasar Khusus atau Pasar murah ini dikhususkan bagi mereka yang terdampak langsung, seperti pedagang yang tempat jualannya ditutup, Pedagang Keliling, PKL, Tukang Becak Sunan Bonang dan yang lainnya. “Data penerima sudah ada, Penerima adalah ‘By Name’ dan juga ada Paguyubannya, untuk pendistribusiannya adalah per penerima kupon, dengan total 9.990 penerima. 1 Paket sembako senilai 150.000 rupiah ditebus dengan harga 5.000 rupiah” Jelasnya.
Adapun teknis pendistribusian sangat diperhatikan, dilaksanakan mengikuti himbauan physical distancing yaitu dengan menyediakan tempat cuci tangan dan mangatur jarak antrian, sehingga tidak ada konsentrasi massa atau bahkan rebutan untuk mendapatkan sembakonya.
“Seperti yang sudah pernah kita laksanakan bersama Provinsi, 17 Maret yang lalu dengan operasi pasar gula pasir, dapat berjalan tertib sesuai SOP pencegahan corona.” tegas mantan Kabag Humas dan protokol Setda Tuban itu mengakhiri.(@nt).