Pamit Mancing, Pulang Sudah Tak Bernyawa Tergulung Ombak Pantai Selatan

Lumajang, RepublikNews – Seorang pemancing dikabarkan hilang saat sedang memancing dilaut selatan bersama rekan rekannya, korban saat memancing diduga turun kelaut akhirnya terseret arus ombak pantai selatan tepatnya tidak jauh dengan pantai laskar pelangi yang berada di Dsn Meleman Desa Wotgalih kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang.
Pada hari Jumat tanggal 20 Nopember 2020, pukul 05.30 WIB, telah dilaksanakan pencarian hari ketiga korban tenggelam akhirnya diketemukan korban bernama Sampurno 25 warga Dsn Trunosari RT 5 RW 5 Desa Klanting kecamatan Sukodono.
Tim Personel yang terlibat dilokasi 8 orang TRC BPBD Kabupaten Lumajang, dpp Purn Peltu Sugiyono, 5 orang Basarnas Pos SAR Jember, dpp Saudara Rudi Prahara,8 orang Koramil 0821/11 Yosowilangun, dpp Pelda Guntur
2 orang Polsek Yosowilangun
3 orang Puskesmas Yosowangun, dpp Bidan Sdri Ida.
Kades dan Staf Desa Klanting Kecamatan Sukodono dan 9 relawan PBH serta dibantu 4 personel anggota Bankom (Bantuan komunikasi) yang dipimpin oleh ketuanya saudara Jinggo
4 orang LSC Lumajang, dpp Saudara Sutikno 10 orang Potensi SAR Pos Jember dan 5 orang Brandal Alas Jember l Warga.
Pencarian korban dilakukan sejak Pukul 05.30 WIB, tim TRC BPBD Kabupaten Lumajang bersama keluarga melakukan penyisiran darat kurang lebih 500 meter arah pompa tambak.
Cru darat melakukan penyisiran kearah Barat radius 200 meter dari Muara sedangkan Cru Perahu melakukan penyisiran dilaut selatan mengarah ke timur wilayah Desa Paseban Kecamatan Kencong Kabupaten Jember.
Pada pukul 11.05 WIB, Cru perahu menemukan jenazah mengapung di laut selatan diujung barat pulau Nusa barung (Nggedrek) kemudian membawa kedaratan yang terletak di bawah jembatan Jalan Lintas Selatan dsn. Meleman Desa Wotgalih. Setelah diketemukan jenazah dibawah ke rumah sakit RSUD dr.Haryoto Lumajang untuk di lakukan otopsi.
Reporter : Suatman Biro Lumajang