PERISTIWA

Pelayanan Kantor Desa Wonomlati Krembung Sidoarjo di Keluhkan Warga

Sidoarjo, RepublikNews – Safitri warga Ngampelsari taman Candi loka Sidoarjo Mengungkapkan” kepada awak media sangat kecewa dengan adanya pelayanan publik di Desa Wonomlati Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo.

Pasalnya Safitri saat mengurusi surat2/Dokumen di Desa Wonomlati seolah-olah terkesan di persulit oleh oknum perangkat Desa dan oknum Kepala Desa inisial( s )

Safitri membeberkan kepada tim media pada sekitaran kurang lebih di pertengahan Bulan Juli 2022 Beliaunya ke Desa meminta surat keterangan terkait benar adanya telah terjadi pernikahan antara almarhum Ayah kandungnya dengan Almarhumah Ibu tirinya(semasa hidupnya), dan meminta surat keterangan waris bahwasanya Safitri benar anak kandung dari almarhum ayahnya inisial ( sj ) akan tetapi saat itu terkesan di persulit, sampai bolak balik ke Kantor Desa.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Menimpa Mobil Di Jalan A. Yani  Lumajang

Baca: Akhirnya…Polisi Tetapkan Tersangka Pengedar Pupuk Subsidi Lamongan-Mojokerto

” Kurang lebih Tanggal 7-8 bulan September 2022 sempat terjadi cokcok antara Bu Safitri dengan oknum Kepala Desa, Safitri sempat protes kenapa pelayanan terhadap dirinya kok terkesan di persulit di perlama, setelah terjadi percekcokan tersebut baru akhirnya surat2 tersebut di terbitkan ujar,” Safitri kepada awak media.

“ Saya sangat kecewa mas atas pelayanan publik di Desa Wonomelati karena hampir kurang lebih 2 bulan surat2 permintaan saya baru di terbitkan,ungkap Safitri kepada tim awak media.

Tim dari awak media Sekitar Jam 11 tanggal 9 September 2022 melakukan konfirmasi ke Kantor Desa Wonomelati dan rumah Kepala Desa akan tetapi tidak ada di tempat.

Baca Juga :  "Oknum Petugas Damkar" Bukannya Memadamkan Kebakaran Tapi Menyulut Api Untuk Kehangatan Bersama Istri Orang

Setelah itu Media Republiknews melakukan konfirmasi lewat tlpon WhatsApp kepada kepala Desa Wonomelati inisial( s ) saat di konfirmasi beliaunya menepis terkait kurang maksimalnya pelayanan di Desanya, di karenakan kurangnya prosedur persyaratan permohonan surat- surat yang menjadi lambatnya proses penerbitan surat-surat tersebut.

Baca: Kasi Intel Pimpin Upacara Peringatan Haornas di Korem Baladhika Jaya

Saat di konfirmasi perihal cekcok membenarkan kejadian tersebut, beliauanya merasa tersinggung, kecewa dan marah karena selama saya menjabat sebagai kepala desa baru kali ini ada warga yang berani memvideokan dan mau memviralkan ujar,” Kepala Desa

Karena merasa di Vidio, mau di viralkan dan untuk mengindari percecokan terus menerus Kepala Desa meninggalkan tempat tersebut dan menyuruh pamong wilayah untuk mengurusi dan menerbitkan surat-surat keterangan waris, karena proses pengurusan surat-surat yang sekarang sudah benar dan lengkap sesuai prosedur apa yang saya harapkan ungkap,” Kepala Desa.( Mn)

Baca Juga :  dr.Benjamin Kristianto MARS anggota DPRD Jawa Timur Hadir Sebagai pencari Solusi Untuk masyarakat

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!