Pemerintah Desa Lemahbangdewo Rogojampi Salurkan BLT Dana Desa

Banyuwangi, RepublikNews – Pemerintah Desa Lemahbangdewo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi hari ini jum’at ( 15/5/2020) melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai bersumber dari Dana Desa kepada warga yang sudah tersaring dalam validasi dan finalisasi di musyawarah desa khusus (MUSDESSUS) tentang penetapan keluarga miskin penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT DD).
Di kesempatan penyaluran ini tampak hadir kepala desa Lemahbangdewo, Edy Sunarko, perangkat desa, ketua BPD bersama anggota, pendamping desa Lemahbangdewo, Bhabinkamtibmas Brigadir Hendra Prabowo, Bhabinsa Serda Arif Suherman, relawan covid 19 desa Lemahbangdewo serta warga calon penerima BLT Dana Desa.
Usai penyaluran bantuan kepala desa Lemahbangdewo, Edy Sunarko saat di konfirmasi awak media Republiknews menyampaikan, Terima kasih kepada semuanya yang sudah membantu lancarnya acara tersebut, kami sebagai pejabat pemerintah desa Lemahbangdewo yang masih baru , hari ini sudah bisa melaksanakan penyaluran tahap pertama Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT DD) program dari pemerintah pusat yang juga sudah ditegaskan bahwa nilai 800 juta sampai 1,2 milyar itu harus mengalokasikan BLT maksimal 30% untuk bantuan terdampak covid 19,” ungkap orang no 1 didesa Lemahbangdewo ini.
Karena ini belum keseluruhan lanjut Edy Sunarko, harapan kami dari kemensos harus lebih tanggap lagi kepada desa- desa yang dananya lebih kecil, mungkin nanti bisa ditambahkan lagi oleh kemensos untuk menjangkau masyarakat yang belum dapat agar bisa merata biar tidak ada yang saling iri dan dengki, ini yang kami harapkan, karena begini, kemarin seluruh desa seindonesia sudah mengadakan verifikasi dan validasi yang secara murni melalui MusDes baik dari rt, rw, kepala dusun, lembaga masing – masing dusun dan ini sudah sangat – sangat valid sekali data yang diminta oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Namun ternyata setelah pengiriman datanya kok tidak sama, justru pemerintah pusat kok malah mengirim data yang tahun 2011,” ungkapnya.
Sehingga kita masih Edy, untuk data – data yang sudah kami validkan kemarin, mestinya orang – orang ini sudah bisa terjangkau, ternyata karena adanya data lama itu orang – orang ini belum bisa terjangkau. Sampai sekarang masih ada himbauan dari pemerintah bagi warga yang belum dapat yang memang terdampak dan berhak menerima agar didata dan diajukan kembali, sebenarnya kalau yang kita awali pendataan – pendataan awal itu memang betul – betul tepat sasaran,” tandasnya.
Disindir tentang 14 kreteria orang nomer 1 di desa Lemahbangdewo ini mangatakan” kita kalau mengejar atau mengikuti 14 kreteria itu mas, mungkin seindonesia hanya ada orang berapa? Karena sekarang rumah yang ukurannya di 14 kreteria itu sudah tidak ada, kalau rumahnya bebek, ayam, kambing mungkin itu ada, karena 14 kreteria itu tidak masuk akal sama sekali, jadi dalam hal ini masih perlu di verifikasi lagi untuk pemerintah pusat tentang masalah kreteria kita untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, karena yang lebih tahu itu adalah lingkup dari masyarakat itu sendiri, contohnya ya desa, dari rt, rw, kepala dusun termasuk lembaga yang ada didusun, karena ini yang sudah menangani hal ini, biar tidak ada saling kecemburuan.
Kalau namanya polemik itu mesti ada, namun kami masih bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat kita, karena hal ini memang bukan rekayasa dari desa, hal ini memang dari pusat demikian adanya, sekali lagi pusat menganjurkan, misalkan hal ini masih ada yang belum dapat supaya didata kembali dan tetap diajukan, dan itu sudah dilaksanakan kemarin oleh kesra kami melalui online adapun dapatnya apa nominalnya berapa kami belum tahu. Kami berharap pemerintah pusat itu percaya penuh dengan pendataan – pendataan yang ada di bawah/desa, ini saya kira data akan lebih valid lagi, intinya ini,” pungkasnya.
Sementara itu, sekretaris desa Lemahbangdewo Nur kholiq menjelaskan kuota BLT DD 2020 di desa Lemahbangdewo sudah berdasarkan menteri Desa PDTT yakni 30 % dari total Dana Desa sebesar Rp.870.000.000. Dibagikan kepada 152 KK di empat dusun yaitu, Dusun krajan 50 KK , Dusun satriyan 30 KK, kebalenan lor 24 KK, dan kebalenan kidul 48 KK. Itu semua sudah masuk kreteria, itupun sudah melalui MusDes untuk penetapan calon penerima BLT DD dan sudah dimusyawarahkan dengan tokoh waktu Musdes ,” tuturnya.
Lebih lanjut, untuk masalah perubahan data alhamdulillah sini minim sekali, karena kitapun dari lembaga , pemerintah desa, perangkat – perangkat bawah dari rt,rw kita semua kompak selalu koordinasi hingga saat ini dari penyaluran BLT kemensos, BLT DD alhamdulillah dari masyarakat tidak ada timbul suara macam – macam, tidak ada yang iri – irian, alhamdulillah karena semua dari lembaga sudah sinergi terhadap pemerintah desa Lemahbangdewo dan semua masyarakat saling memberikan masukan – masukan pada warganya agar untuk bantuan ini insya Allah yang belum terkafer akan kita ajukan bantuan kepada pemerintah daerah .
Desa siap mengajukan , mengingat dampak covid 19 ini begitu besarnya untuk perekonomian semua kena dampak. Tapi yang kita titik beratkan disini adalah bagi yang ekonomi menengah kebawah , ini yang kita utamakan,” pungkasnya.( Adi)