JOMBANG, REPUBLIKNEWS
Diduga, setelah mengetahui kedatangan Tim Redaksi bersama Satuan Reskrim Polsek Sumobito, tinjau lokasi ke rumahnya, Yanto seorang warga Talun Kidul Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, kabur dan menghilangkan barang bukti.
Diketahui, Yanto merupakan pemilik Rumah yang lahan halamannya digunakan sebagai ajang transaksi dan oper tangki BBM bersama komplotannya para pelaku Pencuri BBM jenis solar untuk melakukan aksinya.

Menindaklanjuti temuan adanya dugaan tindak pidana pencurian BBM/Solar di wilayah hukum Polsek Sumobito Polres Jombang. Tim Redaksi media setelah sebelumnya mendatangi lokasi dan bertemu Yanto, pemilik rumah/lahan untuk melakukan konfirmasi, tim redaksi media ini mendatangi Mapolsek Polsek Sumobito untuk melakukan Kordinasi dan tindak lanjut.
Dalam kordinasi di Mapolsek Sumobito di temui Langsung oleh Kanit Reskrim Nanang. Tak lama setelah berkordinasi, kisaran pukul 17.20 Wib. Tim Redaksi bersama Kanit Reskrim dan juga anggotanya langsung turun ke rumah Yanto pemilik lahan / TKP untuk melakukan tindak lanjut. Minggu,(08/02/2026)
” Namun setelah nyampai ke TKP ternyata Yanto sudah tidak ada di rumahnya dan hanya di temui Istrinya.”

Keterangan Foto: Rumah Yanto, Halaman rumah/Lahan tempat Ajang Transaksi BBM Solar
Selain Yanto yang sudah tidak ada di rumahnya beberapa barang seperti Slang Spiral dan Jurigen yang sebelumnya sempat ada dan didokumentasikan, dan di duga sebagai barang bukti ikut tidak ada di tempatnya semula. Diduga barang tersebut sengaja di pindahkan untuk menghilangkan barang bukti.
” Dan sampai hari ini, Selasa, 10 /02/2026 menurut informasi Yanto belum nampak dirumahnya kembali, di duga Yanto telah kabur.”
Untuk mengetahui perkembangan hasil tindak lanjut Polsek Sumobito, Pemimpin Redaksi RepublikNews melakukan konfirmasi kepada Kanit Reskrim melalui seluler/nomor WhatsApp. Menurut Kanit Reskrim hingga hari ini, Selasa (10/02), Yanto (pemilik Lahan) belum ada.
Tim redaksi selanjutnya menggali informasi di lapangan dengan harapan bisa mendapatkan informasi keberadaan Yanto agar bisa membantu dan mempermudah tugas kepolisian untuk tindak lanjut.
Dari salah satu warga setempat yang tak jauh dari kediaman Yanto, mengatakan bahwa beberapa hari ini tidak melihat Yanto, setelah melihat ada mobil dari Polsek Sumobito datang ke rumah Yanto Minggu sore.
Pada Minggu siang Sebelumnya Yanto saat dikonfirmasi di rumahnya mengakui bahwa pada hari Sabtu malam hari tanggal (07/02) menginjak Minggu dini hari ada 2 Unit Kendaraan jenis Truck Bak dan Truck Tangki Biru Putih parkir di halaman rumahnya membawa BBM jenis Solar dan melakukan oper tangki.
Dimana dalam truck bak tersebut sudah di modif dengan Kempu yang berisi BBM solar, kemudian di sedot dan di pindahkan solarnya ke Truck Tanki Biru Putih. Aktivitas ini Yanto pun mengakui kerap kali di lakukan di halaman rumahnya dan menurut pengakuannya Yanto mendapatkan komisi/uang *sebesar Rp.200.00.- (Dua ratus ribu rupiah) dalam sekali transaksi.*
Tidak hanya itu Yanto, juga menyebut bahwa dalam aktivitas tersebut ada back up dari oknum anggota inisial “NN” dan selain itu Yanto juga menyebut pemilik Sigra Nopol AG 10xx XG adalah Bosnya yang bernama Asep.
Sementara oleh Redaksi Media ini dari Nopol Kendaraan 2 Truck (Nopol Kendaraan W 84xx H dan S 98xx NF) melalui Samsat Polres sudah di identifikasi para pemiliknya. (Setya)
Bersambung….











