Menu

Mode Gelap
PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !! Pemilik Dapur SPPG Kasiman 1 Bojonegoro dan Yayasan Jaya Cahaya Lestari Di Polisikan Satgas Saber Pangan Tancap Gas Jelang HBKN, 9.138 titik Diawasi, Pelanggar Diberi Sanksi ! Penyidik JAM PIDSUS Menetapkan 11 Tersangka Dalam Perkara Ekspor CPO dan Turunannya (POME) Periode 2022-2024

ADVETORIAL

Pemprov Aceh Melalui Bakesbangpol Gelar Sosialisasi Kebangsaan di Aceh Timur

badge-check


					Pemprov Aceh Melalui Bakesbangpol Gelar Sosialisasi Kebangsaan di Aceh Timur Perbesar

IDI, RepublikNews – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Aceh Timur menyelenggarakan Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, di Aula PUPR Aceh Timur Kamis (21/2/2020). Tema Kegiatan Ini “Kita Harapkan Tumbuh Kesadaran Saling Menghormati dan Menghargai Keragaman Sebagai Anugerah Allah SWT”.Adapun peserta sosialisasi seluruhnya berjumlah 50 orang terdiri dari Camat, Geuchik, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda.

Kegiatan ini dibuka, M. Amin, SH, MH Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab mewakili Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib, SH.

M. Amin, SH, MH Asiaten III dalam sambutan dan arahannya, dirinya mengapresiasi Pemerintah Provinsi melalui Badan Kesbangpol Aceh yang menyelenggarakan sosialisasi Pembauran Kebangsaan ini.

http://www.republiknews.id/2020/02/20/bkni-ri-kedatangannya-di-tuban-diterima-langsung-oleh-wakil-bupati/

“Forum Pembauran kebangsaan ini merupakan salah satu upaya pemerintah kabupaten Aceh Timur dalam merawat hubungan harmonis antar suku bangsa, dan ini salah satu langkah pemerintah daerah untuk membangun hubungan sosial yang serasi dan seimbang antar umat beragama dalam kabupaten Aceh Timur,” kata M. Amin.

Katanya, Pembauran kebangsaan merupakan upaya terpenting dalam meninggkatkan kesadaran dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta pemantapan pemahaman ideologi Negara dan wawasang kebangsaan.

” Indonesia ini adalah bangsa yang kaya budaya dengan berbagai suku, ras, dan etnis, maka untuk itu kita harus bersatu dan seirama dan saling mengerti akan perbedaan. Selaku pemerintah daerah, kami sangat berharap forum kegiatan sosialisasi pembauran kebangsaan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya,” pinta M. Amin.

Sebelum mengakhiri sambutan menyampaikan bahwa, Forum Ini diharapkan terus berlanjut dengan dukungan dari semua elemen untuk memelihara ketentraman dan ketertiban antar masyarakat di kabupaten Aceh Timur,” demikian pungkas M. Amin.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Aceh diwakili oleh Plt. Kabid Ideologi Wasbang dan Karakter Bangsa Provinsi Aceh Dra. Ainol Marliah mengatakan, Sosialisasi Pembauran Kebangsaan bertujuan untuk mencegah masyarakat agar tidak mudah terprofokasi dengan karena perbedaan suku, Agama, Ras, Etnis, Budaya dan Adat Istiadat, sehingga menciptakan masyarakat yang rukun, aman dan damai.

Katanya, untuk meningkatkan pemahaman tentang pembauran kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga melahirkan pemahaman tentang anugerah Allah SWT yang maha berkuasa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bagi masa depan yang penuh dengan tantangan dan menjaring aspirasi masyarakat dalam pemeliharaan pembauran kebangsaan di daerah sebagai bahan masukan untuk persiapan kebijakan lebih lanjut,” papar Ainol Marliah.

” Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan merupakan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari suku, ras, etnis dan agama melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni, budaya, pendidikan dan pengembangan untuk mewujudkan kebangsaan, Indonesia, serta dapat membantu mengidentifikasi ras, suku dan etnis masing-masing dalam persetujuan NKRI,” terang Ainol Mardiah.

Kita semua tahu tentang keamanan dan Perekonomian memiliki persetujuan yang signifikan, sedangkan faktor utama yang harus dipastikan agar pembangunan ekonomi tidak terhambat adalah Stabilitas keamanan,” ucap Ainol Mardiah.

http://www.republiknews.id/2020/02/20/proyek-gedung-e-rsud-prof-dr-sukandar-mojosari-senilai-405-m-di-duga-syarat-kkn/

Disamping tanggung jawab pemerintah dalam menjaga stabilitas, masyarakat juga harus menyadari bahwa semua kegiatan kemasyarakatan sosial di atur dengan aturan hukum yang tertulis dan maupun tidak tertulis Mari kita mendukung Pemerintah dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan,” demikian pungkas Ainol Mardiah.

Dalam acara Sosialisasi Pembauran Kebangsaan di hadiri Asisten III M. Amin SH. MH, Kapolsek Idi Rayeuk AKP Ildani Ilyas, SH, Kasubag TU Kemenag Aceh Timur H. Akly, S.Ag, Kadis Kesbangpol Aceh Timur Adlinsyah, S.STP. MA.P, Kadis Syariat Islam Aceh Timur Rusdi.S.Pd, Anggota Farum Pembauran Kebangsaan ( FPK ) Provinsi Aceh an. Dr. Anton Widianto, MA, Pd. S, Anggota Farum Pembauran Kebangsaan ( FPK ) Provinsi Aceh Muhibuddin, M.Ag, Plt. Kabid Ideologi Wasbang dan Karakter Bangsa Provinsi Aceh Dra. Ainol Marliah. (Iwan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!