Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

PERISTIWA

Pemuda dan Masyarakat Menuntut Kades Dwikora Mundur Dari Jabatannya

badge-check


					Pemuda dan Masyarakat Menuntut Kades Dwikora Mundur Dari Jabatannya Perbesar

Lampura, RepublikNews – Buntut dari ketidak adilan dalam penyaluran Bantuan Sosial Emak-Emak akhirnya menyampaikan keluhan mereka selama ini dengan mengadakan Aksi Damai di Depan Kantor Desa Dwikora Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara.

Masyarakat menyampaikan kekecewaan mereka terhadap Pemerintah Desa khususnya kepada Taslim selaku Kepala Desa, sering melakukan tindakan Diskriminasi kepada masyarakat.” kata segenap orator aksi.Jumaat,26/6/2020.

Nonha Sartika”salah satu Aktivis 98 selaku Koordinator Aksi mengatakan mengenai dugaan-dugaan Korupsi, Kolusi, Nepotisme dan Penyelewengan aset Pemerintah Desa Dwikora, di antaranya kegiatan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes di samping itu juga pemerintah desa kerap kali melakukan tindakan pungli kepada masyarakat di dalan pembuatan dokumen pribadi.

“Pembuatan KTP/KK di pungut biaya oleh staf Desa terus KPM-BPNT di pungut uang Rp.10.000,00. (sepuluh ribu rupiah), pembohongan dalam pembuatan kartu penerima manfaat gas bersubsidi harga Rp.5000, (lima ribu rupiah,) dengan janji pemegang gas bersubsidi Rp.16.500, jenam belas ribu lima ratus rupiah),”jelasnya

Yang lebih mengheran kan lagi para penerima Bantuan Sosial mayoritas keluarga Besar Kepala Desa serta Bantuan Lansung Tunai atau BLT Dana Desa yang layak tidak menerima,tapi sebaliknya yang mampu dan tergolong rakyat sejahtera mendapatkan bantuan,”tambah Nonha

Senada di sampaikan oleh Perwakilan Mahasiswa UNSRI Universitas Sriwijaya yang kebetulan orang tua mereka berdomisili di desa setempat sangat prihatin melihat kondisi masyarakat Desa Dwikora sehingga mereka turut hadir dalam aksi damai tersebut,

“Dengan adanya keluhan masyarakat Dwikora kami mahasiswa mendorong agar kiranya Pemerintah Daerah melalui Aparat Pengawas Internal Pemerintah Inspektorat Lampung Utara,untuk mengambil sikap tegas menindak lanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat setempat,”harapnya.

Sampai berita ini di terbitkan Kepala Desa dwikora bapak Taslim belum dapat di mintai keterangan. (Arman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!