PENYALURAN BLT DD DESA REJOSARI BERJALAN LANCAR WALAUPUN BANYAK KENDALA

Banyuwangi, RepublikNews – Pemerintah Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur, telah melaksanakan pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT DD) tahap 1 pada bulan Mei tahun anggaran 2020. Pencairan yang dilaksanakan pada hari rabu (20/5/2020) tersebut berjalan lancar dan sesuai protokol kesehatan covid 19 wajib menggunakan masker dan jaga jarak / physical Distancing.
Dalam kegiatan penyaluran bantuan ini di buka secara langsung pada pukul 09.00 wib oleh kepala Desa Rejosari, Asis , sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dengan diiringi hadrah dari TPQ Riyadlussholihin untuk menyemarakkan suasana. Hadir pula dalam acara tersebut, bhabinsa Serka Eri W.,bhabinkamtibmas Bripka Arif Rahman, BPD, Linmas, para staf desa dan 154 warga penerima bantuan.
Kepala desa Rejosari, Asis, saat dikonfirmasi awak media Republiknews menyampaikan” Bahwasannya pemerintah Desa Rejosari dalam hal ini mengalokasikan untuk program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT DD) sebesar 30% yang akan dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat sebanyak 154 kk untuk dua dusun yaitu, Dusun krajan dan Dusun watu ulo. Masing – masing kk mendapatkan Rp.600 ribu perbulan selama 3 bulan.
Namun mulai dari bantuan BLT DD, perlu saya sampaikan, bahwasannya saya melaksanakan BLT DD ini selalu melakukan koordinasi yang intensif dengan rt, rw, agar data ini benar – benar tepat sasaran,” tuturnya.
Semua proses yang kita lakukan secara terbuka, lanjut Asis, walaupun prosesnya banyak kendala, tapi dengan komunikasi yang baik, Alhamdulillah semua bisa kami tangani. Selama proses pendataan penerimaan BLT DD dan Bansos, Desa membuka layanan dan pelaporan bagi warga yang belum terdaftar yang terdampak covid 19.
Dan saya menekankan kepada rt, rw, yang mendata warganya agar menghilangkan kepentingan pribadi dan benar – benar niat tulus untuk membantu warga, kita harus cermat memilih warga yang memang benar membutuhkan.proses ini cukup berat dan memakan waktu , belum komplain dari warga, namun kami aparat desa berupaya melakukan yang optimal, dan salah satunya lewat transparansi proses penetapan. Bagi kami mas, senyum warga adalah kebahagiaan kami,” ungkapnya kepada awak media.
Lebih lanjut, Maka dari itu saya sampaikan kepada masyarakat, bahwasannya untuk dalam hal BLT DD ini tolong dimanfaatkan sesuai kebutuhan untuk menyambung hidupnya.
Bagi masyarakat yang masuk dalam kriteria dan belum mendapatkan, saya sudah sampaikan kepada rt, rw, relawan agar segera mendata kembali dan nanti kita laporkan juga kita usahakan bisa masuk di pemerintah Kabupaten atau provinsi,” pungkasnya.
Harapan saya dari pihak pemerintah Kabupaten agar memberikan satu informasi yang valid kepada pemerintah desa, bukannya kita membangkang, akan tetapi supaya kita tidak bingung, tapi Alhamdulillah kita semua prosesnya adalah baik,” imbuhnya. (Adi)