Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

KESEHATAN

Pertemuan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja dan Konselor Sebaya. Dalam Rangka HKN ke-55 Tahun 2019.

badge-check


					Pertemuan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja dan Konselor Sebaya. Dalam Rangka HKN ke-55 Tahun 2019. Perbesar

Tuban, RepublikNews.

Untuk memenuhi kebutuhan psikologis remaja dan meningkatkan daya tahan remaja terhadap berbagai masalah kesehatan yang dialaminya serta meningkatkan pengetahuan konseling kesehatan remaja dan peningkatan pengetahuan kader Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR)

Bertempat di Resto Kayu Manis Jl.Basra Tuban , Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban , almenyelenggarakan Pertemuan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja dan Konselor Sebaya , Kamis ,31/10/2019.

Hadir sekaligus membuka Pertemuan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, dr.H.Bambang Priyo Utomo yang didampingi Kasi Promkes dan Pemmas Dinkes Tuban,Windu Budiati.SKM, dihadiri oleh kurang lebih sekitar 146 peserta dari unsur Konselor Sebaya berasal dari peserta Lomba Duta Kesehatan tingkat SMA/Sederajat, Kader PKPR  berasal dari Kader Posyandu Remaja yang terdiri dari dua kader putra putri.

Sebagai motivator Nasional , Hayomi Gunawan.SH.MH .

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban dr.H.Bambang Priyo Utomo dalam sambutannya menyampaikan ” Remaja berada dalam masa transisi/peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, secara fisik, remaja dapat dikatakan sudah matang tetapi secara psikis/kejiwaan belum matang, bila tidak diberikan informasi/pelayanan Remaja yang tepat dan benar, maka perilaku remaja sering mengarah kepada perilaku yang berisiko, seperti penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya ).” terang dr.Bambang.

dr.Bambang juga menerangkan jika remaja cenderung berbagi permasalahan dan lebih terbuka dengan teman sebaya, untuk itu perlu membentuk kelompok konselor sebaya disekolah untuk membantu mensosialisasikan peran dan fungsi bimbingan konseling.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat memberikan dampak bagi perkembangan remaja dalam mendukung mewujudkan Generasi Sehat Indonesia unggul sesuai tema Hari Kesehatan Nasional yang ke 55 tahun 2019 yang setiap tahunnya jatuh pada tanggal 12 November.” harapnya.(@nt).

Baca Lainnya

Cara Menghilangkan Benjolan di Leher Kiri

9 November 2024 - 10:22 WIB

Ciri-Ciri Bau Badan, Jangan Sampai Tak Sadar!

6 November 2024 - 15:35 WIB

Clixid Obat Apa? Cek Manfaat dan Cara Kerjanya

31 Oktober 2024 - 15:56 WIB

Kedutan di Pipi Kanan Atas Artinya Apa? Ini Menurut Medis!

31 Oktober 2024 - 13:49 WIB

Suntik KB 3 Bulan Tapi Tidak Menstruasi Apakah Bisa Hamil?

23 Oktober 2024 - 18:57 WIB

Trending di KESEHATAN
error: Content is protected !!