INVESTIGASI

Perwali 33/2020 Di Abaikan, Tempat Hiburan Malam Kawasan Tandes Nekat Buka

Surabaya, RepublikNews – Ditengah pandemi COVID-19 pemerintah lagi gencar-gencarnya memerangi wabah ini agar kita selalu mentaati protokoler kesehatan hingga terbit Perwali No 33 tahun 2020 tapi tak begitu mustahil kalo nampaknya Perwali ini tak di indahkan oleh sebagian  pemilik usaha hiburan malam se akan merasa kebal terhadap hukum atau karena lemahnya pengawasan terkait perwali ini…….?????, Seperti yang terjadi pada hiburan malam di daerah Tandes Surabaya barat  yang nekat buka ditengah pandemi COVID- 19, Kamis  (5/11/2020).

Tampak terlihat wanita yang siap menghibur di area parkir

Terlihat dalam pantauan tim investigasi media republiknews.id tampak terlihat jelas kalau tempat ini masih beroperasi seperti biasanya, mengacu pada perwali 33 tahun 2020 dimana tempat hiburan seperti karaoke, diskotik, harus tutup tidak boleh beroperasi.

Baca Juga :  Gubernur Jawa Timur Menekankan Agar Dana Desa  Untuk Pengentasan Kemiskinan.

Dilansir dari Surabaya (ANTARA) Irvan Widyanto wakil gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 kota Surabaya  yang nekat buka di Surabaya Jawa Timur pada masa transisi menuju normal baru akan di beri sangsi keras mulai dari penghentian kegiatan hingga pencabutan izin

apa bila dilapangan masih di temukan pelanggaran satpol PP akan menghentikan kegiatan tersebut” tegasnya. Bahkan, lanjut dia,” apabila perlu nanti akan di usulkan pencabutan izinnya”.

Saat di konfirmasi terkait hal tersebut Camat Tandes Dodot melali pesan singkat  WhatsApp di No 0821400XXXXX hanya dibaca saja tidak ada jawaban

Terpisah Di No whatsApp yang lain Kasitranrip Kecamatan Tandes Widodo di No 0812329XXXX, ia merespon,” Terimakasih informasinya Monggo, saya juga akan meneruskan pelanggaran tersebut ke satpol PP Kota, karena yang berwenang menindak/penutupan dari Satpol PP Kota” tuturnya.

Baca Juga :  Didampingi MPPK2N "Warga Dusun Mengadukan Oknum Kades" Kepada Bupati Lamongan

Tak hanya disitu Tim juga mengkonfirmasi warga sekitar sebut saja reno (nama disamarkan) kalau tempat hiburan  ini sering buka “ iku nekat tok mas seperti main kucing-kucingan gitu banyakan bukanya dari pada tutupnya, meski ada razia cuman hanya formalitas ae razianya, biasa mas duit seng ngomong wes aman mas…. ” jelasnya dengan nada elok jawanya.

Bersambung,(team)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!