Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

PETANI JAGUNG DAN KETELA DESA KARE KABUPATEN MADIUN BERALIH MENANAM PORANG

badge-check


					PETANI JAGUNG DAN KETELA DESA KARE KABUPATEN MADIUN BERALIH MENANAM PORANG Perbesar

Madiun, RepublikNews – Diawal musim penghujan ini petani di desa kare kecamatan kare kabupaten madiun banyak yang memilih menanam porang,biasanya diawal penghujan mereka menanam jagung dan ketela (pohong).

Dari pantauan RepublikNews alasan mereka beralih menanam porang karena cara menanamnya dan perawatanya sangat mudah, terus pemasaranya juga sangat mudah dan harganyapun sangat menggiurkan kata salah satu petani yang tidak mau kami sebut namanya.

Sukro salah satu warga petani di desa Kare menerangkan bahwa hampir setiap masyarakat petani di sini beralih menanam porang, walaupun harga bibitnya sangat mahal tapi kita hanya beli sekali, maksud saya sekali tanam sudah bisa menghasilkan bibit untuk di kembangkan,”terang sukro kepada RepublikNews

Saat kita singgung peran dinas terkait, terhadap perkembangan petani porang. Dengan tegas sukro menjawab itu sebenarnya yang kami harapkan dari dinas pertanian kabupaten Madiun bisa membantu supaya petani porang di desa Kare bisa berkembang, apalagi kalau dari dinas pertanian kabupaten Madiun bisa membantu bibit, soalnya untuk bisa membeli bibit porang kami rela menjual ternak kami atau yg lainya,” terang Sukro seraya meneruskan pekerjaanya.

Masih dalam penulusuraan RepublikNews dilapangan ternyata didesa Kare hampir semua warga di desa itu sedikit banyak sudah menanam porang.

“kemarin kami mendapat bantuan bibit porang dari balai desa, setiap RT mendapat bantuan 12 kg, dan itu langsung kami bagikan kewarga untuk ditanam artinya pemerintah desa sedikit banyak telah membantu perkembangan petani porang,” jelas Ponidi ketua RT. 33. (dite)

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!