Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

HUKRIM

Polrestabes Surabaya Gelar Rilis Ahir Tahun 2022

badge-check


					Polrestabes Surabaya Gelar Rilis Ahir Tahun 2022 Perbesar

Surabaya,Republiknews.id- sepanjang tahun 2022, anev di Polrestabes Surabaya tercatat masih di dominasi tindak pidana kriminal dan narkoba dengan tertinggi sembilan persen dibanding tahun kemarin.

Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan Dari catatan kasus selama satu tahun, narkoba paling mendominasi. Dari tahun kemarin, ada 848 dan 1.147 laporan pada tahun 2022.

“Sementara tahun 2021 laporan kriminalitas tercatat ada 4082 kasus, pada tahun ini ada 4453 kasus. Sedangkan kasus yang sudah diselesesaikan ada 4.645 kasus pada 2021 dan 3647 pada 2022 atau turun 32 persen.” Kata Yusep kepada sejumlah media, Jum’at (31/12/2022).

Lonjakan kriminalitas di Kota Surabaya, masih kata Yusep, disebabkan karena longgarnya pembatasan dari pandemi Covid-19. Sehingga angka kejahatan meningkat sembilan persen.

“Peningkatan ini dari pandemi, adanya kebiasaan baru terhadap kegiatan masyarakat,” Bebernya.

Dalam hasil Anev, Yusep menjelaskan, kalau pengungkapan kasus kejahatan selama 2022, pihaknya dibantu oleh CCTV yang tersebar di sejumlah titik di Kota Surabaya. Melalui CCTV, pihaknya lebih mudah mengidentifikasi dan menangkap para pelaku kejahatan.

“Dalam memitigasi dengan memasang CCTV akan sangat membantu untuk mengungkap kejahatahan yang ada di kota Surabaya ini,”Imbuhnya.

Lanjut, Yusep, setidaknya ada 3000 CCTV yang terpasang oleh Pemerintah Kota Surabaya dan dikoneksikan dengan layanan 112. Angka itu, belum termasuk yang dipasang pihak swasta

“Ini menjadi pendukung fungsi Reskrim di dalam pengungkapan kejahatan jalan, pengungkapan ini akan lebih cepat dan maksimal,”Ujarnya.

Tambah Yusep, selain kasus narkoba yang menempati urutan pertama. Ada pula Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menempati urutan kedua.

“Kasus narkoba terbanyak yakni 644 laporan pada 2021 dan kriminal sebanyak 473 laporan pada 2022.” Pungkasnya.

(Hrs)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

Oknum Kades Di Jombang Ingkari Kesepakatan Perdamaian KDRT, Istri Sah Dan Kuasa Hukum Lapor Ke PPA Polres Jombang

14 November 2025 - 14:06 WIB

Satreskrim Polres Malang Kota Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Curas Ojek Online

11 Juni 2025 - 12:14 WIB

Trending di HUKRIM
error: Content is protected !!