INVESTIGASI

Pondasi Penahan Tebing Desa Batu Kebayan “Ambruk” Di Duga Pembangunan Asal Jadi

Lampung Barat, RepublikNews – Proyek Pembangunan Pondasi penahan tebing yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 sebesar lebih kurang Rp. 42.661.000 (empat puluh dua juta enam ratus enam puluh satu ribu rupiah) yang berlokasi di Desa batu kebayan Kecamatan Batu Ketulis kabupaten Lampung barat diduga kuat pembangunan di atas akar akar kayu agar meraup untung yang besar sehingga bangunan tersebut roboh lebih kurang sepanjang 10 meter.dan lebar 8 meter.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun di lapangan, Proyek pondasi penahan tebing di Desa batu kebayan tahun anggaran 2019 diduga tanpa tulang penguat sehingga bangunan tersebut terkesan asal jadi dan berindikasi merugikan keuangan Negara.

Baca Juga :  Polres Tuban Dalami Bukti Dugaan Korupsi Dana Kas Desa Kedungharjo Anggaran 2019 Dan 2020

Saat di temui Peratin /Kepala Desa sering tidak ada di tempat dihubungi
degan pia haenphone dengan No phonssell 0813######## sering tidak aktip .guna kompirmasi demi imbang pemberitaan .sampai berita ini terbit belum ada sanggahan dari .kepala desa

Salah satu tokoh masyarakat Desa batu kebayan yang enggan dituliskan namanya menjelaskan pada tim media Online Republiknews co.id jumat ( 10/01/2020) mengatakan, bahwa Proyek pondasi di Desa batu kebayan tahun anggaran 2019 yang telah menelan Dana lebih kurang Rp. 42.661.000 (empat puluh dua juta enam puluh enam ribu seratus rupiah) diduga kuat tidak sesuai speknya.

Ia menambahkan, Bangunan pondasii tersebut kini kondisinya sangat memprihatinkan,akan membahaya kan warga karena sebagian bangunannya sudah ada yang roboh kurang lebih 10 meter, Itu semua karena kuat dugaan dikerjakan asal jadi dan tanpa pondasi oleh Kepala Desa sehingga sangat berpengaruh pada daya tahan bangunan, tambah sumber.

Baca Juga :  Patroli Dialogis Rutin Di Lakukan Polres Lampung Barat

“Baru seumur jagung bangunan sudah roboh, inikan aneh dan pekerjaan yang tidak bermutu serta ada indikasi kerugian Negara dalam pekerjaan tersebut, dan kita sangat mengkhawatirkan bangunan yang lain dalam waktu dekat akan ikut roboh juga ,” pungkasny. (Nur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!